Fadli Zon Sebut Politik Identitas Bukan Ancaman Demokrasi, Bahas Penyebab Perseteruan saat Pemilu

Fadli Zon lantang menyebut politik identitas bukan ancaman untuk demokrasi. Ia lalu membeberkan pandangannya terkait pemicu keretakan saat pemilu

Tribunnews.com/Herudin
Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon ikut mengkritisi mural bergambar Presiden Joko Widodo yang kini menjadi sorotan publik. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Politikus Fadli Zon lantang menyebut politik identitas bukan ancaman untuk demokrasi.

"POLITIK IDENTITAS BUKAN ANCAMAN DEMOKRASI," tulis Fadli Zon di media sosial Twitternya.

Fadli Zon lalu membeberkan pandangannya terkait pemicu keretakan atau gesekan antar masyarakat saat pesta demokrasi berlangsung.

TONTON JUGA

Namun mulanya Fadli Zon menjelaskan identitas seseorang berupa agama, ras, maupun ideologi tak bisa dipisahkan dari politik.

"Pertama, pada dasarnya identitas tidak dapat dipisahkan dari politik.

Bahkan semua yang berkaitan dengan politik sebenarnya selalu terkait dengan identitas, baik itu agama, ideologi, ras, dan kelas," tulis Fadli Zon.

Baca juga: Fadli Zon Langsung Diajak Debat JJ Rizal Setelah Usul Nama JIS Diganti Jadi Stadion Bung Hatta

Menurutnya tak tepat apabila politik identitas dijadikan sebagai momok yang menakutkan dalam kehidupan berdemokrasi.

"Sebagai bangsa yang majemuk, kita memang rentan terhadap konflik berbasis identitas.

Namun, mengeksploitasi kekhawatiran atas nama politik-identitas secara konseptual jelas salah. Ada dua argumentasinya," tulis Faldi Zon.

Fadli Zon lalu mengutip pernyataan seorang ahli filsafat politik yang menyebut identitas dan politik dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Baca juga: Fadli Zon Sebut JIS Lebih Cocok Diberi Nama Sosok Pahlawan Ini, Apa Alasannya?

Lanjutnya, para ahli tersebut tak pernah menyebut politik identitas adalah sebuah kesalahan.

"Menurut para ahli filsafat politik, seperti Charles Taylor, atau Amy Gutmann, politik identitas adalah sesuatu tak bisa dipisahkan dari perjuangan politik demokrasi.

Semua manusia pasti punya identitas, dan identitas itulah yg mereka perjuangkan dalam proses demokrasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved