Antisipasi Virus Corona di Depok

Angka Covid-19 di Depok Kembali Meningkat, Wali Kota Idris Beberkan Penyebabnya

Angka Covid-19 di Depok kembali meningkat. Wali Kota Depok Mohammad Idris, mengaku sudah mengetahui penyebabnya.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat dijumpai wartawan di Balai Kota Depok, Kamis (19/5/2022). Terkini, angka Covid-19 di Depok kembali meningkat, dan Idris mengakus sudah mengetahui penyebabnya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Angka Covid-19 di Depok kembali meningkat.

Wali Kota Depok Mohammad Idris, mengaku sudah mengetahui penyebabnya.

Hasil penelusuran, diketahui bahwa rata-rata terjadi penularan dari warga Kota Depok merupakan pekerja di daerah Jakarta.

“Kasus ini setelah ditelusuri rata-rata yang bekerja di Jakarta ,mereka pulang dan menularkan kepada keluarganya karena dia OTG (orang tanpa gejala) sebenarnya gak ada gejala batuk dan segala macam, karena tidak disiplin di rumahnya sehingga menularkan ke anak,” kata Idris dikofirmasi wartawan, Jumat (1/7/2022).

Idris mengatakan, kembali meningkatnya angka Covid-19 ini terjadi di daerah Jawa dan Bali.

Baca juga: Waduh, Nama Sekda Kota Depok Dicatut Untuk Penipuan: Janjikan Dana Hibah

“Untuk Depok ini biasa ada peningkatan Jakarta naik, Depok pasti naik juga,” ungkapnya.

Sebelumnya juga diberitakan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, mengimbau masyarakat Kota Depok untuk kembali memperketat protokol kesehatan.

"Sesuai imbauan Bapak Wali Kota Mohammad Idris, kami minta kepada masyarakat untuk memperketat prokes sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Mary.

Selain itu, Mary juga mengimbau agar masyarakat segera melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster bagi yang belum.

"Masyarakat harus melengkapi vaksinasinya hingga dosis ketiga atau booster," tuturnya.

Mary meminta bagi masyarakat yang merasakan gejalan seperti demam, batuk, pilek, atau pun sakit tenggorokan agar segera memeriksakan dirinya.

"Segera periksa dan lakukan swab untuk mengetahui kondisi kesehatan,” pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved