Mulai Hari Ini Beli Pertalite dan Solar Pakai My Pertamina Uji Coba di 11 Wilayah, Termasuk Jakarta?

Mulai hari ini pemilik kendaraan roda empat beli Pertalite dan Solar pakai My Pertamina, Jumat (1/7/2022). Uji coba di 11 wilayah, termasuk Jakarta?

Kolase TribunJakarta.com
SPBU Pertamina di Jalan Boulevard Artha Gading No.3 Kelapa Gading Barat Jakarta Utara. Mulai hari ini pemilik kendaraan roda empat beli Pertalite dan Solar pakai My Pertamina, Jumat (1/7/2022). Uji coba di 11 wilayah, termasuk Jakarta? 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pemilik kendaraan roda empat dapat membeli BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar menggunakan aplikasi My Pertamina mulai hari ini, Jumat (1/7/2022).

Uji coba penggunaan aplikasi My Pertamina dilakukan hanya untuk konsumen pemilik kendaraan roda empat.

PT Pertamina Niaga belum memberlakukannya untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, pihaknya saat ini tengah menerapkan mekanisme baru, yaitu dengan cara pendaftaran BBM lewat website subsiditepat.mypertamina khusus untuk kendaraan roda empat (mobil).

"Pendaftaran dan uji coba ini untuk kendaraan roda empat, khususnya untuk pembelian Pertalite. Dan tanggal 1 Juli itu baru mulai dibuka pendaftaran,” ucap Irto di Jakarta, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: Bukan Cuma Pertalite, Beli Elpiji 3 Kg Juga Bakal Pakai MyPertamina? Ini Kata Pihak Pertamina

“Untuk roda dua tidak perlu khawatir, kita saat ini sedang fokus di kendaraan roda 4 (mobil),” tambahnya.

Uji coba akan dilakukan di 11 wilayah. Hal ini dilakukan pemerintah bertujuan membatasi penyaluran BBM bersubsidi.

Sebuah SPBU di kawasan Blok A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mulai memasang stiker toilet gratis, Selasa (23/11/2021).
Sebuah SPBU di kawasan Blok A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mulai memasang stiker toilet gratis, Selasa (23/11/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

Uji coba di 11 wilayah tersebut yakni Provinsi Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat dan Yogyakarta yaitu Kota Bukit Tinggi, Kab. Agam, Kota Padang Panjang, Kab. Tanah Datar, Kota Banjarmasin, Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kota Manado dan Kota Yogyakarta.

Diketahui, PT Pertamina (Persero) melalui unit usaha Pertamina Patra Niaga tengah berkomitmen menjalankan amanah penugasan Pemerintah dalam menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Baca juga: Bang Jago Kesal Dicuekin, Pegawai SPBU Dihajar Sampai Terkapar, Kini Meringkuk di Balik Jeruji Besi

Mulai 1 Juli 2022, Pertamina Patra Niaga akan menguji coba pembelian Pertalite dan Solar bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem berbasis aplikasi atau website MyPertamina.

Dari pendaftaran, pengguna akan mendapatkan QR Code yang dapat digunakan untuk pembelian BBM Subsidi di SPBU Pertamina.

SPBU 24 jam yang berlokasi di Graha Raya, Minggu (31/3/2019).
SPBU 24 jam yang berlokasi di Graha Raya, Minggu (31/3/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Inisiatif ini dimaksudkan dalam rangka melakukan pencatatan awal untuk memperoleh data yang valid dalam rangka penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran.

Di mana pengguna yang seharusnya tidak berhak ikut mengkonsumsi BBM bersubsidi dan ini turut mempengaruhi kuota yang harus dipatuhi Pertamina Patra Niaga selaku badan usaha yang ditugaskan.

Irto Ginting menyebut, 60 persen masyarakat mampu atau yang masuk dalam golongan kaya mengkonsumsi hampir 80 persen dari total konsumsi BBM bersubsidi.

Baca juga: Sopir Truk Cabul Tega Nodai Bocah Berkali-kali: SPBU dan Wisma Jadi Ladang Melampiaskan Nafsu Bejat

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved