Antisipasi Virus Corona di DKI

Bakal jadi Syarat Berbagai Kegiatan, Pemprov DKI Minta Warga Segera Vaksin Booster

Selain itu, rencananya, vaksin booster akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Pengunjung melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki Margo City Mall, Rabu (18/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta terus mendorong masyarakat melakukan vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster

Hal itu dikarenakan vaksin booster bakal jadi persyaratan banyak kegiatan, termasuk perjalanan jarak jauh.

"Jakarta sendiri alhamdulillah selama ini peningkatan pelaksanaan vaksin kita selalu terdepan. Waktu vaksin I, vaksin II, vaksin III terus kita tidak pernah berhenti mendorong, memotivasi masyarakat untuk memastikan semuanya sudah mendapatkan vaksin yang ketiga atau booster. Mari juga kita ajak orang tua kita, apalagi yang lansia anak-anak kita segera mendapatkan vaksin ketiga," ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Senin (4/6/2022).

Apalagi Presiden Jokowi meminta agar vaksin booster menjadi syarat perjalanan.

Selain itu, rencananya, vaksin booster akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak.

"Ya itu kan juga salah satu selain prokes yang harus dorong percepatan adalah pelaksanaan vaksin ketiga atau booster," pungkasnya.

Baca juga: Aturan Baru Kegiatan Berskala Besar: Wajib Vaksin Booster Hingga Masker

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar vaksinasi booster jadi syarat perjalanan menggunakan pesawat terbang.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas evaluasi PPKM yang dipimpin presiden di Istana Merdeka, Senin (4/7/2022).

"Jadi tadi arahan Bapak Presiden untuk airport disiapkan vaksinasi dosis ketiga," ujar Airlangga.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/6/2022).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/6/2022). (Tribunjakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Dia pun menyebutkan, vaksinasi booster ini akan dipakai sebagai syarat perjalanan dengan alat transportasi lain.

Selain itu, vaksinasi booster juga akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak.

"Tentunya dosis ketiga ini akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak dan juga untuk berbagai perjalanan," tuturnya.

Baca juga: 2.050 Hewan Ternak di Banten Terinfeksi PMK, Pj Gubernur: Paling Banyak di Kota Tangerang

Lebih lanjut Airlangga menegaksan, secara umum Presiden Jokowi meminta agar capaian vaksinasi dosis pertama, kedua dan booster terus ditingkatkan.

Kepala Negara menambahkan, capaian vaksinasi Covid-19 dosis kedua di beberapa daerah di luar Jawa-Bali masih di bawah 50 persen. Contohnya di Maluku, Papua Barat dan Papua.

"Khusus untuk di luar Jawa-Bali yang masih di bawah 50 persen itu ada di Maluku, Papua Barat dan Papua untuk dosis kedua. Dan rata-rata dosis ketiga masih di bawah 20 persen," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved