Cerita Kriminal

Kepepet Bayar Utang ke Pacar, Pria di Bekasi Nekat Nyamar Jadi Polisi Gadungan Buat Peras Korban 

Motif Rheinaldy polisi gadungan yang tusuk ibu dan anak ternyata gara-gara kepepet bayar utang ke pacar. Rheinaldy merupakan pria pengangguran.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki saat bertanya ke tersangka polisi gadungan Rheinaldy di Mapolres, Senin (4/7/2022). Motif Rheinaldy polisi gadungan yang tusuk ibu dan anak ternyata gara-gara kepepet bayar utang ke pacar. Rheinaldy merupakan pria pengangguran. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Motif Rheinaldy (23), polisi gadungan yang tusuk ibu dan anak di Bekasi ternyata gara-gara kepepet bayar utang ke pacar. 

Hal ini disampaikan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Polisi Hengki, Rheinaldy merupakan pria pengangguran.

"Untuk membayar utang yang bersangkutan kepada  pacarnya yang sudah satu tahun belum terbayar, yang bersangkutan tidak bekerja," kata Hengki, Senin (4/7/2022). 

Di hadapan awak media, Rheinaldy sempat ditanya Kapolres Metro Bekasi Kota.

Dia membenarkan alasan bayar utang tersebut.

Baca juga: Beli Atribut di Toko Online, Rheinaldy Nekat jadi Polisi Gadungan Tusuk Ibu dan Anak di Bekasi

Selain itu, dia juga ingin mendapat uang secara singkat agar dapat membantu ekonomi keluarganya. 

"Untuk bantu orang tua saya sama ganti uang pacar saya," kata Rheinaldy.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki (tengah) bersama jajarannya menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus penusukan ibu dan anak di Bekasi, di Mapolres Metro Bekasi Kota, Senin (4/7/2022).
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki (tengah) bersama jajarannya menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus penusukan ibu dan anak di Bekasi, di Mapolres Metro Bekasi Kota, Senin (4/7/2022). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Alasan menjadi polisi gadungan diakui terlintas begitu saja, tidak ada inspirasi dari siapapun yang mendorong niat jahatnya. 

"Tiba tiba terlintas untuk cari uang dengan mudah," akunya. 

Jumlah utang ke pacarnya hanya sebesar Rp500 ribu, nilainya hampir sama dengan modal pelaku beli atribut polisi melalui toko online. 

"Di bawah Rp400 pak. Tas ngak beli, tas ada di rumah saya. Seingat saya semua Rp400 ke bawa, (beli) online pak," jawab Rheinaldy saat ditanya Kapolres. 

Adapun atribut yang dibeli diantaranya, rompi bertuliskan polisi, sepatu PDL, celana taktikal serta sebilah pisau.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki (tengah) bersama jajarannya menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus penusukan ibu dan anak di Bekasi, di Mapolres Metro Bekasi Kota, Senin (4/7/2022).
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki (tengah) bersama jajarannya menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus penusukan ibu dan anak di Bekasi, di Mapolres Metro Bekasi Kota, Senin (4/7/2022). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Kronologi 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved