Sri Mulyani Santai Rupiah Tembus Rp15 Ribu per USD, Fadli Zon Pedas: Seperti Jelang Krisis 1998

Politikus Fadli Zon mengomentari reaksi Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait melemahnya nilai tukar rupiah.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Politikus Fadli Zon mengomentari reaksi Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait melemahnya nilai tukar rupiah. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Politikus Fadli Zon mengomentari reaksi Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait melemahnya nilai tukar rupiah.

Sekedar informasi nilai tukar rupiah mendekati level Rp15.000 per dolar AS.

Menurut Sri Mulyani meski begitu fundamental perekonomian Indonesia masih cukup baik.

TONTON JUGA

Ia mengakui rupiah memang tertekan akibat berbagai gejolak global yang belum reda mulai dari ancaman lonjakan inflasi hingga krisis keuangan.

"Situasi dunia sekarang memang masih akan sangat dinamis. Namun, kita kan Indonesia dari sisi neraca pembayaran, transaksi berjalannya cukup baik," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Selasa (5/7/2022).

Menanggapi reaksi Sri Mulyani, Fadli Zon menilai hal tersebut merupakan argumentasi klasik.

Ia lalu membahas soal krisis ekonomi pada tahun 1997-1998 di Indonesia.

Baca juga: Fadli Zon Belum Tahu Soal Nasib Mohamad Taufik dari Gerindra: Tunggu Saja Nanti

"Argumentasi klasik seperti jelang krisis ekonomi 1997-1998, tak perlu khawatir krn fundamental ekonomi Indonesia kuat.

Akhirnya depresiasi rupiah dari 1 USD = Rp. 2200 menjadi Rp. 16.000.

Krisis moneter lalu krisis ekonomi, sosial dan politik," tulis Fadli Zon.

Pelemahan Rupiah akan Berlanjut Sampai Rp 16.000, Ini Pemicunya

Nilai tukar rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dollar AS karena saat ini kondisi pasar keuangan masih dibayangi sentimen negatif.

Ekonom Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, sentimen di pasar uang diakibatkan oleh investor yang tengah mencermati risiko kenaikan suku bunga acuan The Fed terhadap Indonesia sehingga melakukan penjualan aset berisiko tinggi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved