Idul Adha

Pembagian Daging Kurban di JIC Ricuh, Ratusan Warga Berdesakan Saling Dorong Takut Tak Kebagian

Pembagian daging kurban di Masjid Raya Jakarta Islamic Centre, Koja, Jakarta Utara, berlangsung ricuh, Senin (11/7/2022).

Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta.com
Warga berdesakan mengantre pengambilan daging kurban di Jakarta Islamic Centre, Koja, Jakarta Utara, Senin (11/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Pembagian daging kurban di Masjid Raya Jakarta Islamic Centre, Koja, Jakarta Utara, berlangsung ricuh, Senin (11/7/2022).

Ratusan warga yang mengharapkan kebagian daging sampai berdesakan dan saling dorong supaya bisa mendapat giliran lebih dulu.

Dalam prosesnya, pembagian daging kurban ini dilakukan di halaman dekat masjid utama Jakarta Islamic Centre.

Panitia kurban mengatur agar warga melewati satu pintu untuk bisa menuju ke lapangan.

Petugas yang berjaga di pintu awalnya menerapkan sistem sekali masuk lima orang. Kemudian ditambah lagi sekali masuk 10 orang.

Baca juga: Ditemukan Penyakit pada Puluhan Hewan Kurban yang Disembelih di Tangsel: Cacing Hati hingga Abses

Namun, ratusan warga yang takut tak kebagian dan sudah kehilangan kesabaran di luar pintu saling dorong hingga merekapun berdesakan.

Sebagian Ibu-ibu yang membawa serta anaknya sempat terjebak dalam kerumunan sebelum akhirnya petugas mempersilakan mereka masuk.

Begitu pun beberapa nenek-nenek yang sampai kesal karena terdorong dari belakang sehingga memarahi anak-anak muda yang tak sabaran.

Menggunakan pengeras suara, petugas di lokasi sempat mengingatkan para warga untuk tetap tenang.

Meski demikian, imbauan petugas tak diindahkan dan warga masih saja saling dorong hingga akhirnya mereka mendapat giliran masuk.

Warga berdesakan mengantre pengambilan daging kurban di Jakarta Islamic Centre.
Warga berdesakan mengantre pengambilan daging kurban di Jakarta Islamic Centre, Koja, Jakarta Utara, Senin (11/7/2022).

"Tenang-tenang, belum dibagi, belum dibagi," kata petugas.

"Mohon maaf ibu-ibu dan bapak-bapak, nggak ada kupon cuman entar kebagian, harus sabar. Hargai Satpol PP dan Babinsa, tolong yang rapih," sambung petugas lagi.

Salah seorang nenek, Sri Rahayu mengaku kesal dengan ulah anak-anak muda yang dorong-dorongan di belakangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved