Penumpang Domestik Bandara Soekarno-Hatta yang Belum Booster Wajib Bawa Surat Antigen untuk Terbang

Penumpang domestik di Bandara Soekarno-Hatta wajib vaksinasi booster. Bila belum maka wajib menunjukkan hasil rapid test antigen.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Penumpang domestik di Bandara Soekarno-Hatta wajib vaksinasi booster. Bila belum maka wajib menunjukkan hasil rapid test antigen. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Mulai 17 Juli 2022, bandara milik PT Angkasa Pura II mulai menerapkan kewajiban vaksinasi booster untuk dapat menggunakan layanan transportasi udara.

Tak terkecuali Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandar udara terbesar di Indonesia.

Hal ini sejalan dengan SE Kementerian Perhubungan Nomor 70/2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

Juga SE Kementerian Perhubungan Nomor 71/2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Luar Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

VP of Corporate Communications Angkasa Pura II, Akbar Putra Mardhika mengatakan, peraturan tersebut berlaku untuk Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Baca juga: Banyak Jemaah Haji Salah Visa di Bandara Soekarno-Hatta, Imigrasi Perketat Pengawasan

"Sebagai pengelola 20 bandara telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memberlakukan regulasi terbaru mulai 17 Juli 2022 sesuai SE Kemenhub bagi penumpang pesawat rute domestik dan rute internasional," jelas Akbar melalui keterangannya, Senin (11/7/2022).

Nantinya PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak diwajibkan melakukan tes PCR atau antigen dalam melakukan perjalanan.

Apabila PPDN baru mendapat vaksinasi dosis kedua, maka wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Suasana penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang masih dipadati penumpang, Jumat (20/5/2022).
Suasana penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang masih dipadati penumpang, Jumat (20/5/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved