Antisipasi Virus Corona di Depok

Sepekan Terakhir, Peningkatan Kasus Covid-19 di Depok Capai 100 Orang Per Harinya

Dalam sepekan terakhir, kasus Covid-19 di Depok melonjak hingga mencapai 100 orang per harinya.

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi corona. Dalam sepekan terakhir, kasus Covid-19 di Depok melonjak hingga mencapai 100 orang per harinya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MASDinas Kesehatan Kota Depok mencatat adanya peningkatan kasus positif Covid-19 hingga 100 orang per hari sejak sepekan belakangan ini.

“Ada peningkatan kasus Covid-19 di Depok, penambahan kasus konfirmasi aktif perhari bisa mencapai 100 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Senin (11/7/2022).

Mary merinci, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, terjadi penambahan 67 kasus pada tanggal 4 Juli 2022 lalu, kemudian 135 kasus pada tanggal 5 Juli, dan 136 kasus pada tanggal 6 Juli 2022.

Kemudian di hari selanjutnya yakni pada tanggal 7 Juli 2022 terdapat penambahan 138 kasus, 8 Juli 128 kasus, 9 Juli 117 kasus, dan 10 Juli sebanyak 99 kasus.

“Hingga 10 Juli 2022 terdapat 1.673 kasus aktif  Covid-19 di Kota Depok,” ungkapnya.

Baca juga: Angka Covid-19 di Depok Kembali Meningkat, Wali Kota Idris Beberkan Penyebabnya

Namun demikian, bertambahnya pasien positif ini juga berbarengan dengan jumlah pasien sembuh setiap harinya.

“4 Juli 2022 pasien sembuh sebanyak 98 orang, 5 Juli 2022 pasien sembuh sebanyak 198 orang, 6 Juli 2022 pasien sembuh sebanyak 30 orang, 7 Juli 2022 pasien sembuh sebanyak 26 orang, 8 Juli 2022 sebanyak 33 orang, dan 9 hingga 10 Juli 2022 terdapat nol kesembuhan” bebernya.

Atas kondisi ini, Mary mengimbau agar seluruh warga dapat terus menjaga protokol kesehatan secara ketat, dan senantiasa menerapkan 5M+1D, yakni memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi.

“Juga melengkapi vaksinasi dosis pertama, kedua, dan ketiga atau booster,” pungkasnya.
 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved