Cerita Kriminal

Begini Kondisi Anak Istri Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi

Begini kondisi istri, anak dan mertua yang menjadi korban penyiraman air keras di Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Gidion Arif Setyawan saat menjenguk korban penyiraman air keras di RSUD Kabupaten Bekasi, Senin (11/7/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Gidion Arif Setyawan mengatakan, kondisi korban penyiraman air keras mulai membaik. 

Gidion menjelaskan, korban istri Siti Sri Hardianti (25) dan putrinya Reslia Saputri (2) masih dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi. 

"Progress kesembuhannya sudah 70 persen, tetapi untuk anak dan istrinya masih di rumah sakit masih membutuhkan perawatan yang cukup intensif," kata Gidion, Selasa (12/7/2022). 

Sementara untuk mertua Siti Hartini (57), sudah berangsur pulih dan dipulangkan dari rumah sakit. Ketiga mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh. 

Polres Metro Bekasi meringkus Rezy Saputra alias Kenji (26), suami yang siram air keras ke anak dan istri serta ibu mertua di Sukatani, Kabupaten Bekasi. 

Baca juga: Cemburu Dengar Kabar Istri Jalan Sama Cowok Lain Jadi Alasan Kenji Tega Siram Air Keras

Penangkapan Kenji dilakukan setelah hampir kurang lebih tiga minggu dari kejadian, Senin (20/6/2022). Hal ini terjadi lantaran, tersangka buron berpindah-pindah tempat persembuyian. 

Kenji dengan istrinya Siti Sri Hardianti (25) menikah secara siri, biduk rumah tangga mereka telah lama diterpa masalah. 

Berulang kali sang istri meminta cerai, alasan ekonomi diduga jadi penyebab keretakan rumah tangga pasang muda ini. 

Kenji disebut tidak memiliki pekerjaan, hal ini membuat istrinya merasa gerah lantaran tidak diberikan nafkah. 

Sampai pada puncaknya Senin (20/6/2022) dini hari sekira pukul 03.00 WIB, Kenji nekat menyiram air yang dibeli di sebuah toko kimia. 

Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Gidion Arif Setyawan saat menjenguk korban penyiraman air keras di RSUD Kabupaten Bekasi, Senin (11/7/2022).
Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Gidion Arif Setyawan saat menjenguk korban penyiraman air keras di RSUD Kabupaten Bekasi, Senin (11/7/2022). (Istimewa)

Peristiwa ini terjadi di kediaman sang istri Kampung Jagawana, RT004 RW007, Desa Sukarukun, Sukatani, Bekasi. 

Kenji yang sudah menyiapkan air keras di dalam kemasan botol masuk ke dalam rumah, menyiram istri, anak dan ibu mertuanya yang tengah terlelap. 

Akibat kejadian ini, korban berjumlah tiga orang yakni, istri tersangka, anaknya bernama Reslia Saputri (2) dan ibu mertua Siti Hartini (57) mengalami luka bakar akibat disiram air keras. 

Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Gidion Arif Setyawan saat menjenguk, mertua pelaku, korban penyiraman air keras di RSUD Kabupaten Bekasi, Senin (11/7/2022).
Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Gidion Arif Setyawan saat menjenguk, mertua pelaku, korban penyiraman air keras di RSUD Kabupaten Bekasi, Senin (11/7/2022). (Istimewa)

Beruntung ketiganya selamat, hanya saja tiga orang korban menderita luka di beberapa bagian tubuh akibat aksi keji Kenji. 

Kenji dikenakan pasal berlapis tentang perlindungan anak, KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) serta pasal penganiayaan 355 KUHPidana dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved