Cerita Kriminal

Terekam CCTV, Maling Bawa Kabur 4 Kardus Tolak Angin Senilai Jutaan Rupiah di Cilincing Jakut

Aksi maling tereklam CCTV bobol toko agen di Rorotan, bazwa kabur 4 kardus tolak angin.

ISTIMEWA
Aksi maling membawa kabur kardus berisi Tolak Angin terekam CCTV di Jalan Malaka Raya, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Agen sembako di Jalan Malaka Raya, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut) kemalingan.

Aksi maling yang membawa kabur kardus berisi Tolak Angin pun terekam CCTV.

Berdasarkan rekaman CCTV agen sembako tersebut, terlihat bagaimana si pelaku yang mengenakan baju hitam menenteng beberapa kardus keluar dari tempat usaha tersebut.

Awalnya, pelaku menenteng dua kardus pertama keluar agen sembako dan meletakkannya di lantai.

Kemudian, ia kembali masuk ke agen sembako tersebut untuk mencuri dua kardus lagi.

Baca juga: Polisi Tangkap Maling Burung Bersenjatakan Golok di Depok, Ini Dalih 2 Pria dan 1 Wanita

Sementara pelaku pertama menggasak empat kardus tersebut, pelaku kedua mengawasi sambil mengalihkan perhatian penjaga agen sembako.

Penjaga agen sembako, Afung mengungkapkan, keempat kardus yang diambil pelaku seluruhnya berisi Tolak Angin saset.

"Yang diambil Tolak Angin, empat dus isinya Tolak Angin semua, selebihnya nggak ada yang diambil," kata Afung di lokasi, Jumat (15/7/2022).

Afung menuturkan, pelaku yang belum pernah dilihat sebelumnya memanfaatkan kondisi toko yang ramai untuk melancarkan aksinya.

Karena penjaga agen sembako sedang sibuk melayani pembeli lainnya, alhasil aksi para pelaku tak terpantau.

Aksi maling membawa kabur kardus berisi Tolak Angin terekam CCTV di Jalan Malaka Raya, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.
Aksi maling membawa kabur kardus berisi Tolak Angin terekam CCTV di Jalan Malaka Raya, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. (ISTIMEWA)

Dari peristiwa ini, agen sembako tersebut mengalami kerugian jutaan rupiah.

"Kalau dirupiahin, total kerugian sekitar Rp 4 juta lebih. Itu pelaku kayaknya baru, kita nggak pernah lihat juga," ucap Afung.

Rencananya, korban akan melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian guna ditindaklanjuti.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved