Kecelakaan Maut di Cibubur

Berisi 24 Ribu Liter Bahan Bakar, Begini Teknis Evakuasi Truk Pertamina Kecelakaan Maut di Cibubur

Berisi 24 ribu bahan bakar minyak (BBM), begini teknis evakuasi truk tangki Pertamina yang terlibat kecelakaan maut di Cibubur.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Elga H Putra
Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma
Berisi 24 ribu bahan bakar minyak (BBM), begini teknis evakuasi truk tangki Pertamina yang terlibat kecelakaan maut di Cibubur. 

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan mengatakan berdasar hasil penelusuran jajarannya jumlah korban tewas dalam kecelakaan tersebut sebanyak 10 orang.\

Baca juga: VIDEO Kesaksian Sopir Angkot Selamat dari Kecelakaan Maut di Cibubur, Kaki Keseleo dan Sandal Hilang

"Korban meninggal dunia ada 10, ini update terakhir. Sementara 10, sembilan (jenazah) di RS Polri Kramat Jati, satu di (RS) Permata Cibubur," kata Aaan di RS Polri Kramat Jati, Senin (18/7/2022).

Sementara korban luka sebanyak lima orang dengan rata-rata mengalami luka ringan dan kini dalam penanganan medis di RS Permata Cibubur, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Jumlah ini dipastikan setelah jajaran Korlantas Polri melakukan penelusuran lebih lanjut para korban di RS Mitra Keluarga, RS Permata Cibubur, dan RS Polri Kramat Jati.

Untuk sembilan jenazah yang berada di RS Polri Kramat Jati saat ini sedang dalam proses identifikasi medis dan baru dapat diserahkan ke pihak keluarga setelah proses rampung.

"Jadi setelah identifikasi selesai, nanti keluarga akan diberi kesempatan untuk mengambil jenazah. Ini proses identifikasi sedang kami  lakukan di dalam biar tidak ada kesalahan," ujar Aan.

Perihal penyelidikan kasus, Aan menuturkan jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya dan Korlantas Polri sudah melakukan olah TKP awal kejadian untuk memastikan sebab kecelakaan.

Ambulans yang membawa jenazah korban kecelakaan melibatkan truk tangki Pertamina, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (17/7/2022).
Ambulans yang membawa jenazah korban kecelakaan melibatkan truk tangki Pertamina, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (17/7/2022). (Tribun Jakarta/Bima Putra)

Sementara untuk penanganan kasus secara penuh, dia memberi isyarat bahwa kasusnya akan diambil alih jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya sehingga tidak ditangani Satlantas Kota Bekasi.

"Dari Dirlantas akan menentukan. Yang jelas tim olah TKP dari Ditlantas dan Korlantas itu sudah turun ke sana. Mungkin nanti diambil alih oleh Ditlantas," tuturnya.

Sebelumnya, di lokasi kejadian, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut jumlahnya mencapai 11 orang.

"Untuk sementara data yang kami peroleh 11 orang meninggal dunia," ujarnya di lokasi, Senin (18/7/2022).

Latif Usman mengatakan, pihaknya masih terus mendata terkait korban yang meninggal dunia ini.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Cibubur, Dirlantas Polda Metro: Data Sementara 11 Orang Meninggal Dunia

"Kami masih terus mencari data terbaru dan koordinasi dengan rumah sakit terkait berapa yang meninggal," tuturnya.

"Karena ini terus berkembang, mudah-mudahan hanya segitu. Korban luka masih kami data," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved