Penyemprotan Eco Enzim di Lokasi Banjir Tangerang, Cegah Timbulnya Penyakit Menular

PMI Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan Eco Enzim ke lokasi banjir, Senin (18/7/2022). Cegah timbulnya penyakit menular.

Istimewa
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan cairan Eco Enzim ke lokasi terdampak banjir, Senin (18/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan cairan Eco Enzim ke lokasi terdampak banjir, Senin (18/7/2022).

Penyemprotan Eco Enzim ini dilakukan di perumahan Puri Kartika, kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Sebagaimana diketahui, lokasi tersebut menjadi lokasi terparah akibat banjir pada Sabtu (16/7/2022).

Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan ramah lingkungan ini dilakukan untuk mencegah timbulnya bibit penyakit pasca-banjir.

"(Penyemprotan dilakukan) yang merendam sejumlah lokasi di Tangerang di beberapa wilayah yang merupakan lokasi terparah," kata Oman.

Baca juga: Anies Ogah Jawab Soal Banjir di Jakarta Tapi Sidak Fenomena SCBD, Pengamat: SCBD Naikkan Popularitas

Menurutnya, penyemprotan disinfektan ramah lingkungan merupakan upaya antisipasi penyebaran penyakit di wilayah yang sebelumnya tergenang banjir.

Dikhawatirkan air, lampu, serta material sampah yang terbawa banjir membawa bibit penyakit.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan cairan Eco Enzim ke lokasi terdampak banjir,  Senin (18/7/2022).
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan cairan Eco Enzim ke lokasi terdampak banjir, Senin (18/7/2022). (Istimewa)

"Cairan disinfektan sangat efektif dan reaksinya cepat untuk membunuh semua mikroorganisme seperti virus, bakteri dan jamur," jelas Oman.

Sementara, Agus Gilang Prabowo selaku Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Kota Tangerang menerangkan, cairan ini memiliki aksi residu yang lama dan dipengaruhi oleh bahan organik.

Baca juga: Beda dengan Laporan BPBD, Wagub Ariza Klaim Banjir di Jakarta Surut Dalam Waktu Singkat

Juga tidak beracun dan tidak menyebabkan iritasi terhadap kulit maupun mata serta tidak korosif.

"Aksi ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi risiko yang kemungkinan terjadi dan dampak pasca-banjir," ungkap Agus.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan cairan Eco Enzim ke lokasi terdampak banjir,  Senin (18/7/2022).
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan cairan Eco Enzim ke lokasi terdampak banjir, Senin (18/7/2022). (Istimewa)

"Seperti penyebaran penyakit antara lain diare, leptospirosis, demam berdarah dengue (DBD) dan lain-lain," ucapnya lagi.

Selain Penyemprotan cairan disinfektan ramah lingkungan PMI Kota Tangerang juga mendistribusikan cairan Eco Enzim tersebut kepada masyarakat

Jadi masyarakat pribadi bisa melakukan penyemprotan secara mandiri secara berkala.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan cairan Eco Enzim ke lokasi terdampak banjir,  Senin (18/7/2022).
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan cairan Eco Enzim ke lokasi terdampak banjir, Senin (18/7/2022). (Istimewa)
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved