Polemik Pergantian Nama Jalan di Jakarta

Rencana DPRD Buat Pansus Perubahanan Nama Jalan, Anak Buah Anies Baswedan Santai: Bagian Dinamika

Rencana DPRD DKI Jakarta membentuk pansus perubahanan nama jalan di Jakarta ditanggapi santai anak buah Anies Baswedan, Selasa (19/7/2022).

Kolase TribunJakarta
Spanduk penolakan penggantian nama Jalan Budaya menjadi Jalan Entong Gendut, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (30/6/2022). Rencana DPRD DKI Jakarta membentuk pansus perubahanan nama jalan di Jakarta ditanggapi santai anak buah Anies Baswedan, Selasa (19/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Komisi A DPRD DKI Jakarta sempat berencana membentuk panitia khusus (Pansus) untuk mendalami polemik perubahan nama jalan di Jakarta yang banyak diprotes warga.

Mengetahui hal ini, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana santai menanggapi hal tersebut.

Ia menjawab diplomatis dan menyebut rencana pembentukan pansus ini bagian dari dinamika politik.

"Pansus tidak masalah justru kita hormati. Itu bagian dari dinamika," jelasnya, Selasa (19/7/2022).

Anak buah Gubernur Anies ini mengatakan pihaknya hanya mengikuti keputusan yang ada.

Baca juga: Meski Namanya Melegenda, Ali Sadikin Belum Pasti Disetujui Pemprov DKI Sebagai Nama Jalan di Jakarta

Bila pergantian atau perubahan nama jalan berlanjut ke gelombang ke-2, maka pihaknya bakal mengikuti kebijakan tersebut.

"Dinas Kebudayaan manut (nurut) saja kalau hasilnya seperti apa. Itu ada Wali Kota, kemudian ada biro pembangunan lingkungan hidup, siapa yang cocok untuk membahas ruas atau tokoh siapa kami memberikan nama siapa," lanjutnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut mengabaikan nama mantan gubernur Ali Sadikin untuk diabadikan sebagai nama jalan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut mengabaikan nama mantan gubernur Ali Sadikin untuk diabadikan sebagai nama jalan. (Kolase Tribun Jakarta)

"Saya hanyalah salah satu dari anggota tim yang dapat memberikan masukan kira-kira penokohan mana yang paling nyaman dan ditempatkan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Komisi A DPRD DKI Jakarta berencana membentuk Panitia Khusus (pansus) untuk mendalami polemik perubahan 22 nama jalan di ibu kota yang banyak diprotes warga.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan, pihaknya banyak mendapat pengaduan dari warga terkait hal ini.

Baca juga: DPRD DKI Jakarta Sibuk Mau Bikin Pansus, Anak Buah Anies Santai Bahas Tahap 2 Perubahan Nama Jalan

Pasalnya, kebijakan ini berimbas pada pengurusan sejumlah dokumen, seperti KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga Kartu Keluarga (KK).

"Kami akan membentuk pansus terkait pergantian nama sesuai usulan dari kawan-kawan, supaya dikemudian hari tidak terjadi kejadian seperti ini lagi," ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (14/7/2022).

"Ini kan baru tahap awal pergantian nama jalan tersebut. Tahap berikutnya katanya akan ada banyak nama jalan yang akan diganti," sambungnya.

Inilah sosok anak buah Anies Baswedan yang dituding Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi sebagai biang kerok pergantian nama jalan di Jakarta.
Inilah sosok anak buah Anies Baswedan yang dituding Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi sebagai biang kerok pergantian nama jalan di Jakarta. (Kolase Tribun Jakarta)
Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved