Viral Bocah Kakinya Diikat Rantai

Pintarnya Bocah yang Disiksa dan Dirantai Orangtua di Bekasi, Terkuak Kebiasaan Korban saat Makan

Kapolres membeberkan kepintaran bocah berinisial R (15) yang menjadi korban penyiksaan dan pemasungan orangtuanya

Tangkapan layar di Instagram
Kapolres membeberkan kepintaran bocah berinisial R (15) yang menjadi korban penyiksaan dan pemasungan orangtuanya 

"Jadi anak tetangga gw ini kabur dari rumah dengan cara ngesot karena kaki dirante, mata dan leher sempet diket juga.

Tapi dia lolos bisa kabur dari rumah menuju rumah tetangga pada saat ayah dan bunda tiri ini lupa kunci gerbang. " tulis pengunggah.

Baca juga: Balita di Tarakan Bermental Baja: Bertahun-tahun Disiksa Orangtua, tapi Terlihat Mandiri dan Ceria

Sementara itu warga tidak berani membuka rantai di kaki si bocah karena menunggu pihak RT, RW serta polisi lebih dahulu.

Setelah pihak polisi datang, rantai di kaki R pun dibuka.

Kemudian ia dimandikan dan akan diajak oleh warga untuk tinggal di panti.

Mendengar hal itu, R pun merasa senang.

"Si R dimandikan karena dibilang mau diajak ke panti untuk tinggal disana, terus R seneng banget kegirangan mau dibawa ke panti sampai R bilang 'terimakasih ya Allah saya bebas dari ayah bunda,"

Nenek R yang tinggal serumah pun ikut menemani R.

Sang nenek mengaku jika pernah melihat R disiksa oleh ayahnya.

Baca juga: Bergaya Nyentrik ala Metal, Kakek 76 Tahun Viral Jualan Bakmie Si Babeh di TikTok dan Instagram

Bahkan nenek R juga mengaku jarang diberi makan di rumahnya.

"ada nenek kandung si 'R' datang, mereka tinggal serumah..

keterangan si nenek dia sempat melihat si 'R' disiksa ayah dengan tangan di borgol kaki di Rante & mulut ditutup!

si nenek sempat marahin ayah kandung tapi siksaan terus berlanjut. Nenek ingin minta perlindungan tetapi dia takut.

Nenek pun juga jarang dikasih makan sama mereka. Bahkan si nenek takut ambil nasi di rumah itu nenek takut karna nenek numpang di rumah bunda tiri 'R'"

Namun beberapa waktu kemudian ayah R datang untuk membawa pulang anaknya.

Pihak tetangga awalnya meminta polisi supaya R tetap dibawa ke panti saja.

Baca juga: Katarina Disiksa Seminggu, Sara: TIDAR Bakal Kawal Kasus Perdagangan Orang di Medan

Namun pihak polisi mengatakan untuk memulangkan R ke rumah orangtuanya.

"Akhirnya kita warga yang pada ngotot ke pihak polisi untuk dihukum saja ayah bundanya dan 'R' dibawa ke panti saja.

Eh pihak kepolisisan bilang, sudah kita pulangkan dulu anak ini.

Kita lihat perkembangan ke depannya akan seperti apa," ungkap akun Instagram fannylauww dari postingan kabarnegri seperti dikutip oleh Yoursay.id, Kamis (21/7/2022).

Saat dibawa pulang, R pun sempat ketakutan dan gemetar.

Kasus ini sendiri sudah mendapat perhatian dari Kak Seto dan juga Lembaga Perlindungan Anak Bekasi.

"Terima kasih atas kepedulian dan keberaniannya untuk melapor, Sahabat.

Kami sangat mengapresiasi inisiatif masyarakat untuk bergerak bersama menjunjung tinggi perlindungan anak seperti ini. Akan segera kami tindaklanjuti," tulis Kak Seto.

Perwakilan LPA hari ini (Kamis (21/7/2022) direncanakan akan datang ke rumah R.

(*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved