Sisi Lain Metropolitan

Begini Tanggapan Pelanggan Soal Nama Martabak Jablay: Anggap Aneh hingga Dikira yang Dagang PSK

Warung Martabak Jablay yang berada di Gang Kancil, Kelurahan Keagungan, Taman Sari, Jakarta Barat kerap diserbu pembeli terutama menjelang petang.

Tribun Jakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Warung Martabak Jablay yang berada di Gang Kancil, Kelurahan Keagungan, Taman Sari, Jakarta Barat kerap diserbu pembeli terutama menjelang petang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN SARI - Warung Martabak Jablay yang berada di Gang Kancil, Kelurahan Keagungan, Taman Sari, Jakarta Barat kerap diserbu pembeli terutama menjelang petang.

Bahkan, pembeli martabak ini sudah jadi langganan sejak mereka masih kecil.

Bagaimana tanggapan mereka terkait penamaan Martabak Jablay yang terdengar nyeleneh ini?

Nisa, mengaku sering beli martabak mini ini menjelang sore hari.

"Saya sering beli ke sini karena enak sih," kata perempuan berhijab itu ditemani suaminya pada Kamis (21/7/2022).

Baca juga: Cerita Pembeli Setia Martabak Jablay Sejak Tahun 90-an: Awalnya Saya Kira yang Dagang Jablay

Menurut Nisa, nama usaha Martabak Jablay agak nyeleneh.

Namun, ia tak mempermasalahkannya lantaran rasanya yang enak.

"Agak aneh sih namanya," kata dia.

Penampakan Martabak Jablay sehabis digoreng di warung Martabak Jablay di Gang Kancil, Keagungan, Jakarta Barat pada Kamis (21/7/2022)
Penampakan Martabak Jablay sehabis digoreng di warung Martabak Jablay di Gang Kancil, Keagungan, Jakarta Barat pada Kamis (21/7/2022) (Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com)

 Didi (43), sudah jadi pelanggan setia Martabak Jablay di Gang Kancil, Taman Sari, Jakarta Barat sejak lama.

Ia teringat saat itu harga satu biji martabak Jablay seharga Rp 250 perak.

"Dulu saya kecil main di sekitaran sini. Tapi kalau sekarang udah jarang," kata Didi kepada TribunJakarta.com di warung Martabak Jablay di Gang Kancil, Taman Sari, Jakarta Barat pada Kamis (21/7/2022).

Tak hanya digado, Didi juga sering menyantap martabak telur itu dengan nasi atau mie instan.

Saat menunggu pesanan disiapkan, Didi sembari melontarkan candaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved