Liga 1
Insiden Suporter Warnai Liga 1, Rusuh Pendukung Persis Solo Hingga Oknum Bobotoh Tendang The Jak
Insiden melibatkan suporter mewarnai pekan pertama Liga 1 2022. Mulai dari kerusuhan suporter Persis Solo hingga oknum Bobotoh aniaya The Jakmania.
TRIBUNJAKARTA.COM - Insiden melibatkan suporter mewarnai perhelatan pekan pertama Liga 1 2022.
Mulai dari kerusuhan suporter Persis Solo yang terjadi di sejumlah wilayah DI Yoggyakarta pada Senin (25/7/2022) sore.
Selain itu, oknum Bobotoh Persib Bandung menendang The Jakmania di Stasiun Jatinegara pada Minggu (24/7/2022).
Imbasnya, The Jakmania memenuhi Stasiun Manggarai pada malam harinya.
Kemudian, dua orang Bobotoh Persib Bandung diserang orang tidak dikenal usai menyaksikan laga tim kesayangannya melawan Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (24/7/2022) dini hari.
Baca juga: Nyawa Bobotoh Persib Hampir Tewas Dikepung Suporter Lain, Kini Terbaring Tak Berdaya di Rumah Sakit
Kerusuhan Suporter Persis Solo

Kerusuhan suporter Persis Solo terjadi di Gejayan, Jombor dan DIY.
Hal ini disampaikan oleh Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto.
Bagi para pengguna jalan khususnya yang berplat motor 'AD' Karisidenan Surakarta diharap berhati-hati jika melintas di sekitar kawasan tersebut.
Bahkan beredar informasi, dari keributan tersebut ada suporter yang meninggal dunia, Ia menegaskan bahwa informasi itu tidak benar.
Baca juga: Oknum Pendukung Persib Bandung Berulah di Stasiun, Aniaya The Jakmania: Minta Maaf Secara Terpaksa
"Saya sendiri sudah mengecek ke beberapa rumah sakit, dan dari Humas RS yang saya cek itu, menyatakan tidak ada korban atau tidak ada yang meninggal dunia karena peristiwa tadi siang," ujar dia.
Pihaknya telah meminta suporter bola, baik dari Surakarta dan Yogyakarta tidak melakukan tindakan yang bisa merusak fasilitas umum dan melanggar aturan hukum.
Hal tersebut disampaikan Yuliyanto setelah beberapa insiden keributan terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini, Senin (25/7/2022).

"Kami imbau suporter bola, baik dari Solo dan Jogja untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa merusak fasilitas umum."
"Tidak melakukan perbuatan yang melanggar dari aturan hukum."
"Mari sama-sama menjaga situasi supaya pertandingan bola, di manapun bisa dinikmati, bisa disaksikan dengan nyaman."
Baca juga: Duel 2 Tim Kesakitan Liga 1 Persija Vs Persis: Thomas Doll Mau Beri Kemenangan di Depan Jakmania
"Jadi tidak perlu membuat keributan," kata dia.
Saksi mata, Yono menceritakan saat kejadian terdapat ratusan oknum suporter yang mengenakan setelan berwana hitam melintas sambil melakukan teriakan provokasi.
"Setelah teriakan itu ada yang mengejar, satu motor ditinggal lari, motornya yang dihajar," ungkapnya, dikutip dari Tribun Jogja.
"Keributan itu sudah mulai terlihat dari arah selatan, sampai ke sini masih ribut," sambungnya.
Dalam kejadian itu Yono memang baru saja kebagian jatah jaga parkir pukul 12.00 WIB.
Awalnya ia tidak berpikir kalau keramaian itu adalah sekelompok oknum suporter.
"Saya kira ada demo mahasiswa, lho kok ternyata bukan. Kalau atribut bendera tidak ada," jelasnya.
Selain satu motor rusak, Yono melihat ada satu korban yang mengalami luka karena terjatuh.
"Yang jatuh itu langsung ditolong teman-teman," ungkap Yono.
Kejadian di Gejayan tersebut terjadi sebelum laga Liga 1 Persis Solo vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang, Senin (25/7/2022).
Atas viralnya video dan insiden gesekan itu mendapat petinggi Persis Solo angkat suara.
Satu diantaranya, Komisaris Utama Persis Solo, Kevin Nugroho. Itu disampaikan Kevin melalui cuitan di media sosial Twitter.
"Kelakuan mu ojo ngisin2i tim kebangaan mu. Baliko lewat Jogja meneh PERSIS tak tinggal," tulisnya.
Dalam kerusuhan tersebut, ada kendaraan roda dua yang dirusak dan tiga orang dikabarkan luka-luka.
Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Depok Barat, AKP Mega Tetuko.
"Korban luka ada tiga orang. Sudah kami bawa ke Puskesmas."
"Kendaraan roda dua, ada dua yang kami amankan di Polsek (Depok Barat)," kata Kapolsek Depok Barat, AKP Mega Tetuko, Senin sore.
Tiga korban keributan di Gejayan mengalami luka di bagian kepala.
Mega mengaku belum mengetahui secara pasti, penyebab luka yang dialami para korban.
Tetapi yang jelas, para korban yang berasal dari Jawa Tengah tersebut sudah mendapat perawatan medis dan diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan.
Saat ini, menurut Mega, situasi di Gejayan telah berangsur kondusif.
Petugas dari Polsek Depok Barat, Polres Sleman hingga Polda DIY telah mengantisipasi potensi terjadinya keributan lanjutan.
"Kami sudah antisipasi dari Polsek, Polres hingga Polda. Situasi sekarang kondusif," kata dia.
Bobotoh Persib Hampir Tewas

Kapolsek Serang Baru AKP Somantri membenarkan insiden dua orang Bobotoh Persib diserang orang tak dikenal.
Korban merupakan warga Kecamatan Setu Bekasi berkendara menggunakan sepeda motor berboncengan.
"Iya betul, ada kejadian (pembacokan) suporter (Persib)," kata Somantri kepada wartawan, Senin (25/7/2022).
Somantri menjelaskan, peristiwa terjadi di Jalan Cikarang-Cibarusah.
Korban awalnya diikuti sekelompok orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor.
"Korban mau pulang ke Setu, dikejar oleh kawanan pelaku," jelasnya.
Kawanan pelaku lanjut dia, membawa senjata tajam, stik golf dan botol.
Korban diserang tanpa ampun hingga mengalami luka.
Akibat kejadian itu, dua orang bobotoh mengalami luka di bagian kepala dan kaki akibat sabetan senjata.
"Korban mengalami luka, saat ini dirawat di rumah sakit, pelakunya diperkirakan berjumlah tiga orang," ujarnya.
Kasus ini lanjut Somantri masih dalam penyelidikan, dugaan sementara kedua korban diserang suporter sepak bola dari kesebelasan lain.
"Kami masih lidik, dugaan sementara antar-suporter," tegasnya.
The Jakmania Penuhi Stasiun Manggarai Minggu Malam
Para suporter Persija Jakarta, The Jakmania memenuhi Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan,
Video yang menampilkan kejadian itu beredar di media sosial.
Salah satunya diunggah akun Instagram @merekamjakarta.
Dalam video itu terlihat puluhan suporter Persija Jakarta yang berkumpul di Stasiun Manggarai.
Mereka diduga tengah menunggu oknum Bobotoh Persib Bandung yang menendang salah satu suporter Persija di Stasiun Jatinegara pada Minggu siang.
Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan, membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Benar (suporter Persija berkumpul di Stasiun Manggarai)," kata Leza kepada wartawan, Senin (25/7/2022).
Namun, Leza menyebut situasi tetap kondusif karena kesigapan petugas keamanan di Stasiun Manggarai.
"Petugas pengamanan stasiun sigap dan siap, jadi kondisi stasiun tetap aman dan kondusif," ujar dia.
Oknum Pendukung Persib Bandung Berulah di Stasiun

Sejumlah oknum pendukung Persib Bandung atau bobotoh berulah di Stasiun kereta lantaran menganiaya suporter Persija Jakarta, The Jakmania.
Video ulah pendukung Persib Bandung itu kepada suporter Persija Jakarta tersebut viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/7/2022) diduga antara di Stasiun Jatinegara atau di Manggarai.
Disebutkan bahwa saat itu oknum pendukung Persib Bandung hendak menuju Stadion Wibawa Mukti, Cikarang untuk menonton laga Maung Bandung melawan Bhayangkara FC dalam laga pekan perdana Liga 1 2022-2023.
Sedangkan The Jakmania hendak ke Jakarta International Stadium (JIS) untuk menghadiri acara grand launching stadion mewah itu sekaligus menonton Persija melawan Chonburin FC.
Dalam video yang beredar terlihat anggota The Jakmania yang dianiaya itu memang mengenakan kaos Jakmania.
Sedangkan oknum pendukung Persib Bandung itu tak beratribut Bobotoh.
Setelah menendang, oknum suporter Persib Bandung langsung lari ke tengah kerumunan yang ada di peron stasiun.
Petugas keamanan Stasiun kemudian membantu mengamankan suporter Persija Jakarta dari tindakan brutal oknum suporter Persib Bandung.
Kemudian, sejumlah orang terdengar tanpa atribut menyanyikan chants Persib Bandung.
Minta Maaf Terpaksa

Setelah videonya viral, oknum pendukung Persib Bandung yang melakukan penganiayaan terhadap suporter Persija Jakarta meminta maaf.
Video permintaan maaf sejumlah bobotoh itu dibagikan akun Instagram @merekamjakarta, Senin (25/7/2022).
Namun dalam video permintaan maaf itu, para pendukung Persib Bandung itu nampak terpaksa dan tak ikhlas.
Total ada lima orang yang berdiri menyampaikan permohonan maaf sambil memegang bendera atribut Persib Bandung yang terbalik.
Namun awalnya hanya satu orang saja yang bersuara untuk meminta maaf.
Hal itu memancing emosi perekam agar mereka menyampaikan permohonan maaf secara bersama.
Akhirnya, para oknum pendukung Persib Bandung itu meminta maaf meski tak terlihat adanya raut wajah menyesal dari mereka semua.
"Saya minta maaf atas kejadian di Manggarai," kata sejumlah bobotoh beramai-ramai.
Setelah meminta maaf, mereka akhirnya diberi hukuman push up atas kesalahannya. (TribunJakarta.com/TribunJateng)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Kerusuhan Suporter Persis Solo di Yogyakarta Terjadi di 3 Kawasan Ini, Plat AD Harap Hati-hati,