Persija Jakarta
Jakmania Curiga Persija Jakarta Dipersulit Main di JIS, Bung Ferry Turun Tangan: Semua Butuh Proses
Bung Ferry Indrasjarief turun tangan menenangkan The Jakmania yang curiga Persija Jakarta dipersulit untuk berkandang di JIS.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Bung Ferry Indrasjarief turun tangan menenangkan The Jakmania yang curiga Persija Jakarta dipersulit untuk berkandang di Jakarta International Stadium (JIS).
Diketahui, meski merupakan hadiah dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Persija Jakarta nyatanya tak serta merta bisa bermain di JIS.
Di Liga 1 2022-2023, Persija Jakarta justru mendaftarkan Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai kandang mereka musim ini.
Di satu sisi, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan JIS di Tanjung Priok, Jakarta Utara, bakal jadi markas Persija Jakarta untuk laga kandang.
Namun, untuk laga Persija dengan sedikit jumlah penonton digelar di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.
Baca juga: JIS Dibangun Anies Baswedan untuk Persija dengan Segala Kontroversinya, Jakmania: Tak Ada Kata Gagal
Hal ini diungkapkan Direktur Bisnis PT Jakpro Gunung Kartiko saat rapat di Komisi E DPRD DKI Jakarta terkait pemanfaatan JIS.
Ia mengatakan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bakal segera ditanda tangani oleh pihaknya dan Persija dalam waktu dekat.
"Secara prinsip stadion kita bisa untuk homebased beberapa kesebelasan Persija. MoU sudah tukar-tukaran draft," katanya di lokasi, Selasa (28/6/2022).

Lantaran bersifat business to business (B2B), tak semua pertandingan Persija Jakarta menggunakan JIS.
Bila pertandingan yang digelar tak memiliki banyak penonton, maka Persija bakal menggelar laga kandang di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.
"Harus B2B, akhirnya diputuskan dengan mereka untuk pertandingan yang memang venue membutuhkan besar itu akan di JIS, tapi untuk pertandingan kesebelasan yang tidak menghasilkan penonton yang banyak mereka akan menggunakan Patriot. Jadi memang akan menggunakan diluar homebased," pungkasnya.
Anies bilang JIS itu markas Persija
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jadikan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara sebagai markas Persija.
Hal ini diungkapnya langsung saat menghadiri acara Trofeo Silaturahmi Jakarta yang melibatkan Persija Jakarta pada Sabtu (7/5/2022) sore.
Baca juga: Pecinta Persija Sindir Penuding JIS Cuma Pencitraan Anies Baswedan: Kalau Yang Janji Doang Apaan Ya?
"Hari ini adalah hari yang bagi kami menjadi penting karena hari ini, janji itu dilunasi. Janji untuk membangun stadion bertaraf internasional, yang akan bisa digunakan sebagai home based bagi Persija dan juga home based bagi The Jak," ucapnya.
"Di mana kita semua merasa selama bertahun-tahun penantian dalam kesabaran, dan alhamdulillah hari ini dimulai walaupun dalam suasana pandemi, sehingga kapasitas yang bisa digunakan masih terbatas," sambungnya.
Menurutnya laga eksibisi ini merupakan yang pertama digelar di JIS dan dihadiri langsung oleh pemain Persija, legenda Persija serta suporter The Jakmania.
Oleh sebab itu, orang nomor satu di DKI ini berharap The Jakmania ikut andil dan berpartisipasi untuk merawat dan menjaga JIS.

Apalagi, JIS dibangun untuk kegiatan multievent dan dapat digunakan oleh seluruh warga Jakarta.
"Harapannya, stadion nanti bisa dirawat dengan baik, bisa juga digunakan dengan optimal. Dan saya ingin menggarisbawahi, dari awal JIS ini dirancang untuk multievent, baik event olahraga, seni, budaya, keagamaan, sosial, itu bisa menggunakan fasilitas ini," kata dia.
Bung Ferry tenangkan Jakmania
Lantaran terkesan saling lempar soal status kandang bagi Persija, tak sedikit The Jakmania yang menuding bahwa Macan Kemayoran memang dipersulit untuk bisa main di JIS.
Baca juga: Tokoh Jakmania Bungkam yang Tuding JIS untuk Persija Hanya Pencitraan Anies: Hatinya Penuh Kebencian
Seperti yang diungkapkan The Jakmania di akun Instagram Bung Ferry selaku dedengkot basis suporter pendukung Persija.
"Bukan maslah itu bng feri. Di bangun ok. Tp di persulit persija mau main di jis. Bnyk yng gk suka persija man di jis. Ini si analisa saya bung feri koreksi kalau salah," komen salah satu pendukung The Jakmania di akun Instagram Bung Ferry.
Pertanyaan itu kemudian ditanggapi langsung oleh Bung Ferry.
Bung Ferry berusaha menenangkan The Jakmania bahwa sebenarnya soal izin Persija masih di JIS hanya tinggal menunggu waktu.
"Tidak ada yg persulit kok.
Sabar aja. Semua butuh proses memang.
Tapi Insya Allah dengan niat baik kita bisa berkandang disana," kata Bung Ferry.

Bungkam yang bilang JIS hanya pencitraan Anies
Adapun dalam postingan terbaru Bung Ferry Indrasjarief, dia seakan membungkam pihak yang selama ini menuding dibangunnya Jakarta International Stadium (JIS) untuk Persija Jakarta hanya bentuk pencitraan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Dituliskan Bung Ferry, jika seorang gubernur yang membangun stadion untuk Persija dituding pencitraan, lantas apa kabarnya dengan pemimpin yang sekedar obral janji saja.
"Bangun stadion dibilang pencitraan. Trus yang naro batu doang, janji doang, numpang jadi gubernur bentar doang, itu apaan ya?," sindir Bung Ferry.
Disampaikan Bung Ferry, pimpinan yang menyebut Persija tak butuh stadion baru maka hatinya diliputi dengan penuh kebencian.
Baca juga: Teman Marko Simic Ini Belum Move On dari Persija, Tak Malu Masuki Kamar Ganti Macan Kemayoran di JIS
"Ga butuh stadion? Pasti bukan orang Jakarta.
Pasti bukan pendukung Persija.
Pasti hatinya penuh kebencian," ujar Bung Ferry.

Diketahui, JIS yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara baru saja resmi dilaunching oleh Anies Baswedan pada Minggu (24/7/2022) lalu.
Acara grand launching JIS dihadiri hiburan dari sejumlah musisi ibu kota dan puncaknya adalah menggelar laga uji coba antara Persija Jakarta melawan tim asal Thailand, Chonburi FC yang berkesudahan 3-3.
Namun dalam acara grand launching JIS itu diwarnai dengan insiden pagar roboh.
Menurut Bung Ferry, terlepas dari segala kontroversi seputar JIS, dirinya berharap banyak dengan stadion yang fasilitasnya standar dunia ini.
"Lepas dari segala kontroversinya, saya tetap berharap banyak untuk stadion ini.
Trial and error, sejauh tidak membahayakan pengguna, harus dilakukan.
Semoga bisa memberikan kontribusi indah bagi Sepakbola Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya," kata Bung Ferry.
Baca juga: Jakmania Perlu Tahu, Persija di Liga 1 Bertandang di Stadion Patriot, Ini Jadwalnya di Tahun 2022
Dalam tulisannya itu, dengan menggunakan peribahasa, Bung Ferry pun seakan membungkam pihak-pihak yang selalu menyinyiri keberadaan JIS.
"Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu.
Anjing melolong tanda tak mampu.
Tidak ada kata gagal dalam pandangan saya, karena hanya mereka yang tidak pernah memulai, lebih pantas dianggap sebagai orang gagal.
To The Next Level," tegas Bung Ferry.