Cerita Kriminal

Mata Elang Semena-mena Hentikan Pemotor di Kelapa Gading, Aksi Arogan Terekam hingga Ancam Korban

Mata elang alias debt collector atau penagih utang yang memberhentikan pemotor di Kelapa Gading. Mata elang tersebut tak terima direkam oleh korban.

ISTIMEWA/Kolase Tribun Jakarta
Mata elang alias debt collector atau penagih utang yang memberhentikan pemotor di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para mata elang tersebut tak terima direkam oleh sang pemotor. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Video viral di media sosial merekam aksi beberapa mata elang alias debt collector atau penagih utang yang memberhentikan pemotor di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam video amatir yang direkam pemotor tersebut, terlihat empat orang pelaku awalnya memberhentikan motor korban.

Korban yang tak terima diberhentikan langsung mengambil handphone-nya yang dipakai untuk merekam keempat mata elang tersebut.

Namun, para mata elang tersebut tak terima direkam oleh sang pemotor.

Mereka pun meminta pemotor itu untuk mematikan rekaman video dari handphone yang bersangkutan.

Baca juga: Kantongi Identitas Begal Motor Bermodus Debt Collector di Cipinang Melayu, Polisi: Doakan Terungkap

Tapi, korban bersikeras tetap merekam aktivitas keempat pelaku yang mulai bertindak kasar.

"Nggak terima gua diginiin, masalahnya apa?," kata pemotor tersebut merasa tak terima diberhentikan di tengah jalan.

Mata elang alias debt collector atau penagih utang yang memberhentikan pemotor di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para mata elang tersebut tak terima direkam oleh sang pemotor.
Mata elang alias debt collector atau penagih utang yang memberhentikan pemotor di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para mata elang tersebut tak terima direkam oleh sang pemotor. (ISTIMEWA/Kolase Tribun Jakarta)

Para pelaku kemudian menuduh korban bahwa plat nomor motornya palsu.

Tak hanya itu, salah satu pelaku juga sempat memukul handphone korban hingga terjatuh.

Sambil masih meminta rekaman video dimatikan, salah satu pelaku bahkan mengancam akan membunuh pemotor tersebut.

"Ini plat lu liat plat palsu, nggak usah video. Ini motor gua bawa ke kantor polisi," ucap salah satu pelaku seperti terekam di video viral.

"Lu izin sama siapa lu bikin video a***ng? Lu hapus videonya kalo nggak lu gua matiin!," sambung pelaku berbadan tegap tersebut.

Baca juga: Arogan Tarik Mobil di Jalanan, 5 Debt Collector di Depok Diangkut Polisi

Pengancaman disertai penganiayaan itu dialami korban yang bernama Billy Retha (29).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved