Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Beberapa Hari Sebelum Tewas di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Brigadir J Suruh Kekasihnya Cari Pria Lain

Beberapa hari sebelum meninggal di rumah singgah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Brigadir J ternyata meninggalkan pesan mengharukan untuk kekasih

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Tangkapan layar Brigadir J menangis saat video call dengan Vera Simanjuntak, kekasihnya. Foto mereka dalam satu frame diunggah Kamaruddin Simanjuntak di di laman Facebooknys. Sebelum tewas baku tembak dengan Bharada E di rumah di as Ferdy Sambo, Brigadir J menangis dan meminta Vera Simanjuntak mencari pria lain, seolah nasibnya bakal berakhir. 

"Iya benar, almarhum bercerita kepada pacarnya terkait itu (ancaman pembunuhan)," kata Kamaruddin kepada Tribunnews.com, Jumat (29/7/2022).

Kamaruddin mengungkapkan ancaman pembunuhan itu membuat hidup Brigadir J tidak tenang hingga mengucapkan kata-kata perpisahan kepada Vera.

Brigadir J bahkan menyuruh wanita yang sudah dipacarinya sejak 8 tahun lalu itu untuk mencari laki-laki lain.

"Membuat kata-kata perpisahan dengan pacarnya memohon ampun atas dosa dan perbuatannya kepada pacarnya ini dan meminta mencari pria lain sebagai penggantinya," ucapnya.

Kolase foto Brigadir J, istri Ferdy Sambo Putri Chandrawati dan Bharada E.
Kolase foto Brigadir J, istri Ferdy Sambo Putri Chandrawati dan Bharada E. (Kolase Tribun Jakarta/ISTIMEWA)

Baca juga: Debat Selama 1 Jam, Ayah Brigadir J Ungkap Detik-detik Sebelum Anaknya Dimakamkam Secara Kedinasan

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi. Dia membenarkan laporan tersebut telah naik penyidikan.

"Betul, sudah (laporan pembunuhan berencana Brigadir J naik penyidikan," ujar Andi saat dikonfirmasi, Jumat (22/7/2022).

Ia menuturkan bahwa peningkatan status perkara itu setelah penyidik melakukan gelar perkara. Adapun gelar perkara baru selesai pada Jumat (22/7/2022) sore.

"Barusan selesai gelar perkaranya," pungkasnya.

Proses Ekshumasi atau autopsi ulang jenazah Brigadir J di Jambi, Rabu (27/7/2022).
Proses Ekshumasi atau autopsi ulang jenazah Brigadir J di Jambi, Rabu (27/7/2022). (TribunJambi)

Baca juga: Duluan Mendekam di Penjara, Jenderal Bintang Dua Ini Tantang Pembunuh Brigadir J Ngaku: Aku Abangmu!

Kasus itu hingga kini masih bergulir. Pihak keluarga terus mengungkap bukti-bukti luka yang diterima yang tidak sesuai dengan hasil autopsi dari pihak kepolisian.

Untuk itu, keluarga Brigadir J juga meminta tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan autopsi ulang terhadap jenazah anaknya.

Polri sendiri belakangan telah melakukan autopsi ulang.

Autopsi itu digelar di Jambi pada Rabu (27/7/2022) dengan melibatkan Perhimpunan Kedokteran Forensik Indonesia.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved