Kopda Muslimin Ogah Dikekang Istri, Ditolak Pacar Gelap, Tewas Keracunan, Dikubur Tanpa Penghormatan

Nasib tragis Kopda Muslimin, jadi otak penembakan istri kini ditemukan tewas keracunan di rumah orangtuanya.

Editor: Siti Nawiroh
Ist/Kodam IV Diponegoro
Nasib tragis Kopda Muslimin, jadi otak penembakan istri kini ditemukan tewas keracunan di rumah orangtuanya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus Kopda Muslimin, pria yang jadi otak percobaan pembunuhan istrinya, Rina Wulandari menggegerkan publik.

Bagaimana tidak, Kopda Muslimin rela bayar pembunuh bayaran Rp 120 juta demi menghilangkan nyawa Rina Wulandari.

Semua berawal dari curhatan Kopda Muslimin yang mengaku tak kuat dikekang istrinya.

Ditambah, Kopda Muslimin memiliki wanita lain di belakangan Rina Wulandari.

Namun nasibnya berakhir tragis, gagal habisi nyawa istri, Kopda Muslimin ditemukan tewas keracunan di kediaman orangtuanya.

Baca juga: Sudah Dirayu Sosok Ini Supaya Kuat Hadapi Kasus Penembakan, Kopda Muslimin Lebih Pilih Jalan Lain

Tak kuat dikekang istri?

Tiga minggu sebelum insiden penembakan, Kopda Muslimin sempat curhat kepada salah satu eksekutor bernama Sugiono.

Kepada Sugiono, Kopda Muslimin mengaku tak kuat dikekang istrinya.

Kondisi tersangka penembakan istri sendiri, Kopda Muslimin, yang ditemukan meninggal di rumah tuanya di Kelurahan Trompo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2022) pagi.
Kondisi tersangka penembakan istri sendiri, Kopda Muslimin, yang ditemukan meninggal di rumah tuanya di Kelurahan Trompo, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2022) pagi. (Ist/Kodam IV Diponegoro)

"Bang Mus curhat tak kuat dengan istrinya (karena) selalu mengekang. Dia meminta agar istrinya dibunuh," ucap Sugiono, dikutip dari Kompas.com.

Meski begitu, Sugiono tak langsung menyanggupi permintaan Kopda Muslimin.

Sugiono sempat menyarankan agar Kopda Muslimin memberikan sang istri pelajaran dengan diracun bunga kecubung.

Namun hal itu urung dilakukan.

"Bang Mus takut ketahuan istrinya jika mencampurkan kecubung ke minuman. Hari berikutnya juga begitu (takut)," papar Sugiono.

Singkat cerita, pada akhirnya Sugiono dan 3 eksekutor lainnya menerima tawaran dari Kopda Muslimin untuk membunuh istri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved