Sudah Dirayu Sosok Ini Supaya Kuat Hadapi Kasus Penembakan, Kopda Muslimin Lebih Pilih Jalan Lain

Kabul jadi sosok yang meyakini Kopda Muslimin untuk kuat menghadapi kasus penembakan istrinya sendiri. Namun, Kopda Muslimin memilih jalan lain.

Editor: Siti Nawiroh
Kolase TribunJakarta
Kopda Muslimin kedapatan menangis menelpon Kabul sebelum ditemukan meninggal dunia keracunan. Kopda Muslimin mengaku sudah tidak kuat lagi walau sudah dirayu Kabul untuk lebih kuat lagi, ia kemudian menitipkan anak-anak kepada Kabul karena memilih jalan lain yakni mengakhiri hidupnya. 

Namun, pihaknya masih membutuhkan pemeriksaan penunjang patologi anatomi.

"Hasil autopsi tidak menemukan luka akibat kekerasan, diduga karena keracunan," ungkapnya di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.

Kopda Muslimin meninggal berstatus buronan dan tak bisa dimakamkan secara militer, demikian penjelasan Kapendam IV Diponegoro, Letkol Bambang Hermanto.

Ia menjelaskan Kopda Muslimin telah melakukan pelanggaran karena diduga sebagai dalang kasus penembakan terhadap istrinya.

"Pemakaman militer harus tidak ada pelanggaran. Tapi dia (kopda Muslimin) melakukan pelanggaran. Nah itulah hak dia dicabut," kata dia lagi.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved