Antisipasi Virus Corona di DKI

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Epidemiolog Sambut Baik Suntik Vaksin Dosis Keempat

pidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengingatkan pandemi Covid-19 di Indonesia belum berakhir.

Adzanul Aziz/Corpcomm KG
Vaksinasi Covid-19 di Menara Kompas, Selasa (22/3/2022). Epidemiolog sambut baik booster kedua atau dosis keempat vaksin Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengingatkan pandemi Covid-19 di Indonesia belum berakhir.

Saat ini pemerintah sudah mulai memberikan vaksin booster kedua atau dosis keempat per tanggal 29 Juli 2022.

Hanya saja, vaksin booster kedua itu baru diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes).

Dicky menyambut baik program pemerintah terkait pemberian vaksin booster kedua untuk para nakes.

Sebab, menurutnya, nakes merupakan salah satu garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

Baca juga: Tenaga Kesehatan di RSPI Sulianti Saroso Mulai Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Keempat

"Secara science, memang nakes membutuhkan dosis booster kedua, karena memang secara science  diperlukan kepada kelompok rawan seperti nakes," kata Dicky dalam keterangannya, Selasa (2/8/2022).

Dicky mengatakan, Indonesia masih membutuhkan banyak vaksin seiiring berkembangnya varian virus Covid-19.

Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah Indonesia tidak terus mengandalkan impor vaksin Covid-19.

"Indonesia membutuhkan vaksin yang banyak, dan sekali lagi kita tidak  bisa mengandalkan impor," ujar Dicky.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved