Cerita Kriminal

Pria Asal Semarang Curi Mobil Perusahaan di Tangerang, Bikin Rugi Ratusan Juta Rupiah

Pria berinisial MA (48) diringkus polisi di Tangerang lantaran mencuri mobil pikap. Perusahaan sampai rugi ratusan juta rupiah.

Istimewa
Seorang pria berinisial MA (48) diringkus Unit Reskrim Polsek Cikupa Polresta Tangerang karena melakukan pencurian mobil pikap, Selasa (2/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang pria berinisial MA (48) diringkus Unit Reskrim Polsek Cikupa Polresta Tangerang.

Pria asal Semarang, Jawa Tengah itu ditangkap lantaran melakukan pencurian mobil pikap.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (10/7/2022) di sebuah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

"Mobil pikap itu milik perusahaan, memang kerap dibawa pulang oleh sopir berinisial AY dan parkir di depan kontrakannya," kata Romdhon pada Selasa (2/8/2022).

Pada saat kejadian, AY memarkirkan mobil di depan kontrarakan.

Baca juga: Sohib Karib di Lapas Salemba, SM dan DM Malah Duet Maut Curi Motor usai Bebas Penjara

Pada besoknya, AY melihat mobil sudah raib dan langsung berkoordinasi dengan manajemen perusahaan.

Tak lama langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Cikupa.

Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

"Akibat peristiwa tersebut, perusahaan mengalami kerugian hingga Rp 150 juta," tambah Romdhon.

Petugas pun melakukan penyelidikan. Setelah serangkaian pemeriksaan.

Polisi mendapat titik terang bahwa pelaku adalah MA yang sehari-hari mengontrak di Kelurahan Paku Alam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang.

"Petugas kemudian melakukan pelacakan keberadaan tersangka," ujar Romdhon.

Baca juga: Curi Sekarung Besi Proyek Waduk Lebak Bulus Dekat Rumah Anies Baswedan, Pelaku Ditangkap Warga

Selanjutnya, petugas mendapatkan informasi keberadaan tersangka yang bersembunyi di kampung halaman mertuanya di Semarang.

"Petugas pun kemudian segera menuju Semarang untuk melakukan penangkapan tersangka pada Rabu (27/7/2022), lalu membawanya ke Polresta Tangerang," tuturnya.

Saat ini tersangka sedang dilakukan pemeriksaan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan acaman hukuman tujuh tahun penjara.

"Petugas masih terus mencari keberadaan kendaraan yang menurut pengakuan tersangka sudah dijual," tutup Romdhon.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved