Kisruh Kasus LNG Makin Panas, MAKI Ungkap Sumber Masalah Utama

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengungkapkan akar permasalahan kisruh kasus gas yang saat ini sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengungkapkan akar permasalahan kisruh kasus gas yang saat ini sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengungkapkan akar permasalahan kisruh kasus gas yang saat ini sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Permasalahan muncul dari adanya pembelian Liquefied Natural Gas (LNG) dari Mozambique yang dilakukan PT Pertamina (Persero) tahun 2011-2021.

Boyamin Saiman mengaku paham soal hal itu lantaran ikut mengawal jalannya penyelidikan perkara serupa yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Saya kan ikut mengawal kasus ini di Kejagung, beberapa kali diskusi dengan para penyidiknya tentang bagaimana proses ini," kata Boyamin Saiman kepada awak media.

Ia pun menjelaskan bahwa Kejagung telah selesai melakukan penyelidikan kasus itu.

Bahkan, sudah ada beberapa nama yang dikantongi Gedung Bundar sebagai tersangka.

Baca juga: Seruduk Sejumlah Motor dan Mobil di Cibubur, Ucapan Sopir Truk Pertamina Dibeberkan Sekuriti

"Tiba-tiba KPK meminta untuk juga melakukan penanganan perkara," ujar Boyamin.

Saat dikonfirmasi wartawan terkait kontrak LNG Pertamina mana yang diduga bermasalah.

Boyamin kembali menegaskan bahwa masalahnya timbul karena pengadaan LNG dari Mozambique.

Ilustrasi Korupsi
Ilustrasi Korupsi (kupasmerdeka.com)

"Aku bisa pastikan kalau di Kejaksaan Agung itu adalah yang Mozambique,” kata Boyamin.

Diketahui Pertamina memiliki dua kontrak jual beli LNG, yaitu antara Corpus Christi Liquefaction yang merupakan anak usaha Cheniere Energy, Inc (USA).

Kemudian, Pertamina menandatangani Sales and Purchase Agreement (SPA) Train 1 dan Train 2 pada 2014.

SPA sendiri merupakan perjanjian jual beli yang dilakukan antara kedua belah pihak tentang sebuah kesepakatan pembelian barang.

Kontrak Pertamina yang kedua, yakni pengadaan LNG dari Mozambique LNG1 Company Pte Ltd.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved