Cegah Pelecahan di Transportasi Publik, Angkutan Umum di Jakarta Wajib Ditempel Stiker Pengaduan

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mewajibkan transportasi umum di ibu kota dilengkapi dengan stiker berisi nomor telepon darurat.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Deretan angkot mikrolet mengantre menunggu penumpang di terminal bayangan Kampung Melayu, Jakarta Timur - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mewajibkan transportasi umum di ibu kota dilengkapi dengan stiker berisi nomor telepon darurat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mewajibkan transportasi umum di ibu kota dilengkapi dengan stiker berisi nomor telepon darurat.

Penempelan stiker ini pun tertuang dalam Surat Edaran nomor e-0028 Tahun 2022 Tentang Penyediaan Layanan Dalam Rangka Pencegahan dan Penanganan Tindakan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak pada Layanan Angkutan Umum di Wilayah DKI Jakarta, yang ditanda tangani Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Dari beberapa poin yang disebutkan, penempelan stiker tertuang dalam poin 1 butir f.

"Operator agar memasang stiker yang berisi nomor telepon darurat Jakarta siaga 112 dan nomor hotline pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak atau (P2TP2A) 081317617622 untuk melaporkan tindakan kekerasan dan pelecehan seksual kepada perempuan dan anak," bunyi surat edaran yang dikutip TribunJakarta.com, Jumat (5/8/2022).

Selanjutnya, penempelan stiker ini pun dilakukan paling lambat 10 hari setelah surat edaran yang dikeluarkan.

Baca juga: Transjakarta Targetkan Cakupan Layanan Transportasi Umum di DKI Capai 95 Persen

"Waktu pelaksanaan pemasangan stiker sebagaimana dimaksud paling lambat 10 hari sejak surat edaran ditetapkan," lanjut bunyi surat edaran tersebut.

Selain itu, edukasi juga dilakukan dengan melakukan pemutaran media edukasi.

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali mengoperasikan bus pink Transjakarta khusus penumpang wanita mulai Senin (25/7/2022) setelah sempat berhenti karena pandemi Covid-19.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali mengoperasikan bus pink Transjakarta khusus penumpang wanita mulai Senin (25/7/2022) setelah sempat berhenti karena pandemi Covid-19. (Warta Kota/Indri Fahra Febrina)

"Secara berkala melakukan pemutaran media edukasi baik melalui media audio dan/atau video terkait pencegahan dan penanganan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak," isi surat edaran tersebut.

Diwartakan sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta batalkan rencana pemisahan penumpang pria dan wanita di dalam angkutan kota atau angkot.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved