Anies Baswedan Disebut Belum Bayar Dasawisma, Gembong PDIP: Jangan Jadi Kendaraan Politik

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono meminta Gubernur Anies Baswedan tidak menjadikan Dasawisma sebagai kendaraan politik.

Kolase Tribun Jakarta
Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono dan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan. Gembong Warsono meminta Gubernur Anies Baswedan tidak menjadikan Dasawisma sebagai kendaraan politik. 

"Masa bisa ngumpulin mereka di JIS, tapi bayar dana operasional enggak bisa. Ini preseden buruk kalau sampai Pemprov DKI menahan dana kader yang hampir 100 persen perempuan ini, ini harus segera dituntaskan," ujarnya.

Dari hasil penelusurannya, Mili menyebut, tunggakan ini terjadi karena birokrasi antar institusi yang kurang baik, mulai dari lurah hingga Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP).

"Proses update data pergantian kader per tahunnya hanya dilakukan dua kali atau setiap semester. Padahal, sekarang zamannya sudah online, masih saja menerapkan gaya lawas," tuturnya.

"Toh, kalau dihitung per semester ini sudah bulan Agustus dan dana para kader belum juga turun," sambungnya.

Oleh karena itu, anggota Komisi C DPRD DKI ini meminta Gubernur Anies Baswedan dan jajaranya untuk menuntaskan dan segera menurunkan dana operasional bagi kader Darwis pengganti yang sudah lebih dari 6 bulan.

"Tidak elok kalau Pemprov DKI menunda melaksanakan kewajibannya membayar dana op bagi para kader dawis yang merupakan haknya," kata Mili.

Sebagai informasi tambahan, kader Dasawisma akan menerima dana operasional bila namanya tercantum dalam surat tugas yang dikeluarkan lurah setempat.

Selain itu, kader Dasawisma itu juga harus melaksanakan tugas dan fungsinya, serta melaporkan hasil kerja ke dalam sistem Carik Jakarta.

Adapun, kader dasawisma merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan untuk terlibat dalam pendataan, menggerakkan, dan menyampaikan informasi mengenai program Pemprov DKI Jakarta dalam membangun kota.

 

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved