Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Keyakinan Pengacara Brigadir J Soal Tembak Menembak Terbukti, Diungkap Sebelum Bharada E Blak-blakan

Beberapa waktu lalu sebelum Bharada E blak-blakan, Kamaruddin Simanjuntak tegas dengan keyakinannya soal kematian Brigadir J. Kini ucapannya terbukti.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Kolase TribunJakarta
Kamaruddin Simanjuntak, pengacara Brigadir J sempat mengungkap keyakinannya soal tembak menembak kliennya dengan Bharada E. Keyakinannya itu kini terbukti setelah Bharada E berani blak-blakan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Keyakinan pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak soal tembak menembak akhirnya terbukti.

Hal itu sudah diungkap Kamaruddin Simanjuntak sebelum Bharada E berani blak-blakan seperti saat ini.

Beberapa waktu lalu, Kamaruddin Simanjuntak sempat menyinggung soal pengakuan Bharada E tembak menembak dengan Brigadir J.

Pernyataan soal tembak menembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo tersebut tegas ditolak Kamaruddin Simanjuntak.

Bukan tanpa alasan, Kamaruddin melihat luka-luka yang ada di tubuh Brigadir J berdasarkan laporan dokter yang ikut proses autopsi kedua.

Terlebih, Kamaruddin menyoroti luka yang ada di belakang kepala Brigadir J.

Jika memang tembak menembak terjadi dari lantai dua ke lantai satu, kata Kamaruddin, Brigadir J dan Bharada E tentunya akan saling berhadapan.

Baca juga: Kering Air Mata Kami Ucap Keluarga Brigadir J, Tepat Sebulan Insiden Berdarah di Rumah Ferdy Sambo

Namun tembakan itu mengenai Brigadir J di belakang kepala yang kemudian tembus ke hidung.

Ada beberapa luka lain yang membuat Kamaruddin yakin tidak ada peristiwa tembak menembak.

Tak hanya itu, alasan lain yang diungkap Kamaruddin adalah soal ancaman pembunuhan yang diterima Brigadir J sebelum tewas.

Kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak sempat mengungkap keyakinannya soal kematian kliennya. Hal itu diungkap sebelum Bharada E blak-blakan.
Kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak sempat mengungkap keyakinannya soal kematian kliennya. Hal itu diungkap sebelum Bharada E blak-blakan. (Youtube Kompas TV)

Bahkan, ancaman pembunuhan itu sudah diterima Brigadir J sejak Juni sampai satu hari sebelum tewas pada, Jumat (8/7/2022).

"Saya dari dulu menolak dengan tegas kalau ini dikatakan tembak-menembak," jelas Kamaruddin Simanjuntak dikutip TribunJakarta.com dari YouTube TvOneNews, Selasa (2/8/2022).

Ternyata keyakinan Kamaruddin tersebut kini terbukti, Bharada E sendiri mengaku tak ada tembak menembak dengan Brigadir J.

Keterangan Bharada E itu diungkap blak-blakan dan sudah dituangkan di Berita Acara Pemeriksaan saat menjalani pemeriksaan di depan Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved