Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Terkuak Aksi Ferdy Sambo Gunakan Pistol Brigadir J Biar Terkesan Tembak-Menembak

Terkuak aksi Ferdy Sambo menggunakan senjata api Brigadir J di rumah dinasnya di Kompleks Polri Duren Tiga. Biar terkesan tembak-menembak.

Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto Rumah Dinas Ferdy Sambo dan Irjen Ferdy Sambo. Terkuak aksi Ferdy Sambo menggunakan senjata api Brigadir J di rumah dinasnya di Kompleks Polri Duren Tiga. Biar terkesan tembak-menembak. 

Pengumuman itu disampaikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri.

"Timsus menetapkan saudara FS (Ferdy Sambo) sebagai tersangka," kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan penetapan tersangka terhadap Ferdy Sambo dilakukan setelah timsus melakukan gelar perkara pagi tadi.

"Terkait pasal dan proses lain akan dilakukan oleh Pak Kabareskrim dan penyidik. Dan dijelaskan oleh Pak Irwasum sebagai Ketua Timsus yang menjadi terang benderang," ungkapnya.

Baca juga: Ini Penampakan Rumah Lain Ferdy Sambo di Kemang XI, Turut Dijaga Ketat Brimob Bersenjata

Jenderal Listyo mengungkapkan pihaknya telah menetapkan RR, RE dan KM sebagai tersangka sebelumnya.

Sebelumnya, Polri telah menetapkan dua tersangka kasus kematian Brigadir J.

Sosok tersebut merupakan ajudan dan sopir istri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Keduanya pun langsung dibawa ke Badan Reserse Kriminal Polri dan dilakukan penahanan.

Terungkap dua sosok itu merupakan Bharada RE dan Brigadir RR.

“Benar. Keduanya sudah ditangkap dan ditahan di Bareskrim,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Andi Rian saat dikonfirmasi, Minggu (7/8/2022).

Meski demikian, Andi tak menjelaskan lebih jauh terkait kronologi penangkapan dan peran keduanya.

dua personel Polri itu menambah daftar tersangka terkait dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Sebelumnya, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E telah ditetapkan tersangka dalam kasus penembakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J, Kamis (3/8/2022).

Bharada E dikenakan pasal 338 KUHP Juncto pasal 55 dan pasal 56 KUHP. Ini artinya Bharada E bukan pelaku tunggal pembunuhan. Pasal 55 dan 56 KUHP berkaitan dengan persekongkolan atau perbantuan dalam pembunuhan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved