Breaking News:

Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Enam Anggota Polri Ditahan di Mako Brimob Depok Buntut Kasus Pembunuhan Brigadir J

Enam orang yang ditahan di Mako Brimob terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Ada juga yang ditahan di provost.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan pers di Mako Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Kamis (11/8/2022). Dedi menyebutkan enam orang yang ditahan di Mako Brimob terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Ada juga yang ditahan di provost. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa ada enam orang yang ditahan di Mako Brimob terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

"Di sini (Mako Brimob Depok) berarti ada enam, tambahan satu," jelas Dedi di Mako Brimob Polri Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Kamis (11/8/2022).

"Kemudian yang di provost ada enam, jadi ada 12. Nanti akan kita sampaikan kembali," timpalnya.

Lebih lanjut menyoal 31 personel yang diduga melanggar kode etik, Dedi mengatakan bahwa hingga hari ini proses pemeriksaan masih berlangsung.

"Sampai dengan hari ini masih berposes, sampai hari ini Irsus sudah periksa satu penyidik PMJ (Polda Metro Jaya)," bebernya.

Baca juga: Penyidik Polda Metro Jaya Diperiksa Itsus Polri, Langsung Ditahan di Mako Brimob

"Dari hasil riksa, langsung ditempatkan di tempat khusus Mako Brilob. Sore ini pangkat AKBP ditaruh di patsus (tempat khusus)," pungkasnya.

Diketahui, seorang penyidik Polda Metro Jaya diperiksa Inspektorat Khusus (Itsus) Polri terkait dugaan pelanggaran etik dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan memberikan tanggapan terkait penyidik yang diperiksa Irsus Polri.

Ucapan Putri Candrawathi buat Ferdy Sambo murka hingga membunuh Brigadir J. Apa yang dilakukan Brigadir J di Magelang?
Ucapan Putri Candrawathi buat Ferdy Sambo murka hingga membunuh Brigadir J. Apa yang dilakukan Brigadir J di Magelang? (Kolase TribunJakarta)

"Kalau ada pertanyaan bagaimana seandainya anggota Polda Metro Jaya dipanggil dan diperiksa dalam rangka persoalan ini, dan tentunya Polda Metro Jaya mengikuti petunjuk dari bapak Kapolda dan juga mematuhi apa yang menjadi petunjuk bapak Kapolda," kata Zulpan kepada wartawan.

Zulpan memastikan Polda Metro Jaya tidak akan menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

Menurutnya, Polda Metro Jaya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Bareskrim Polri untuk membuat terang kasus ini.

Baca juga: 7 Jam Diperiksa di Mako Brimob, Akhirnya Ferdy Sambo Ungkap Kemarahannya hingga Bunuh Brigadir J

"Jadi kami tidak menghalangi, bahkan mempersilakan siapa pun yang membutuhkan keterangan tim yang menangani di Bareskrim Polri terhadap kasus ini," ujar dia.

"Kita memberikan peluang, waktu, kesempatan yang seluas-luasnya," tambah Zulpan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved