Viral di Media Sosial

Gibran Rakabuming Panggil Paspampres yang Pukul Sopir Truk; Saya Malu

Viralnya kabar Paspampres pukul sopir truk tersebut sampai ke telinga Wali Kota Solo sekaligus putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

TribunSolo.com/Tara Wahyu Nor Vitriani
Hari Misbah (kanan), anggota Paspamres yang melakukan pemukulan terhadap sopir truk, memberikan keterangan kepada wartawai usai dipanggil Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (belakang) di Balai Kota Solo, Jumat (12/8/2022). 

"Lalu mereka baru mau ngomong, minta ganti rugi. ayah saya bilang "pak, kalau saya salah saya minta maaf, sekarang bapak mau nahan apa saya kasih". saat bicara pun ayah saya juga masih mendapat kekerasan fisik. akhirnya SIM ayah saya diminta oleh paspampers," tambahnya.

Menanggapi adanya laporan tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka belum mau berkomentar banyak.

Baca juga: VIRAL Bendera Merah Putih Selang-seling Berkibar di Pasar Minggu, Polisi Gerak Cepat Cari Pelaku

Gibran menyebut Paspampres yang diduga terlibat dalam kejadian itu akan diajak audiensi di ruangannya.

"Nanti ya setengah jam lagi, nanti orangnya kesini, tunggu ya," papar Gibran.

Gibran Malu

Wali Kota Solo Gibran rakabuming bersama Ketum Gerindra Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Hambalang, Bogor, di bukit Hambalang, Desa Bojong Koneng, pada Sabtu (18/6/2022)
Wali Kota Solo Gibran rakabuming bersama Ketum Gerindra Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Hambalang, Bogor, di bukit Hambalang, Desa Bojong Koneng, pada Sabtu (18/6/2022) (Istimewa)

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku malu atas pemukulan yang dilakukan satu anggota Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres) kepada sopir truk di kawasan Manahan.

Terlebih lagi, kejadian tersebut terjadi di dekat kediamannya yakni di Daerah Sumber, Kecamatan Banjarsari.

"Kejadiannya juga dekat rumah saya, bayangno aku isin banget (bayangkan aku malu banget)," kata Gibran, kepada TribunSolo.com, Jumat (12/8/2022).

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu juga mengaku telah mengantongi rekaman CCTV yang memperlihatkan adanya adegan pemukulan tersebut.

Menurutnya, adegan pemukulan yang dilakukan anggota Paspampres itu bisa dikatakan kasar.

"CCTV sudah saya pegang, jelas banget kejadiannya, kasar banget," ungkapnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Anies Baswedan

Meski sudah meminta maaf secara langsung didepannya serta kepada korban, Gibran mengungkapkan kasus tersebut belumlah selesai.

Apalagi, dia menilai anggota Paspampres itu baru meminta maaf setelah kejadian tersebut viral.

"Kalau bagi saya belum selesai. Mereka minta maaf karena beritanya viral, kalau nggak viral, mereka nggak minta maaf," kata Gibran.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved