Cerita Kriminal

Pura-pura Dorong Motor, Gangster Pelaku Curanmor di Cilincing Ditangkap Polisi

Seorang pemuda anggota gangster di Cilincing ditangkap polisi setelah melakukan pencurian motor, Jumat (12/8/2022) malam kemarin.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Andreyan (26), anggota gangster yang menjadi pelaku curanmor di Cilincing. Seorang pemuda anggota gangster di Cilincing ditangkap polisi setelah melakukan pencurian motor, Jumat (12/8/2022) malam kemarin. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Seorang pemuda anggota gangster di Cilincing ditangkap polisi setelah melakukan pencurian motor, Jumat (12/8/2022) malam kemarin.

Pelaku yang bernama Andreyan (26) ditangkap ketika bersama dua rekannya tengah berpura-pura mendorong Honda Vario 150cc menggunakan kaki alias melakukan stut motor hasil curiannya tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Cilincing AKP Alex Chandra mengatakan, penangkapan dilakukan anggotanya ketika sedang menggelar patroli rutin.

Ketika tengah berada di Jalan Kebantenan III, Semper Timur, Cilincing, polisi mencurigai keberadaan tiga pemuda yang sedang melakukan stut motor.

"Kami mencurigai ada sepeda motor yang didorong oleh para pelaku, kemudian pada saat diberhentikan dua pelaku berhasil melarikan diri dan satu pelaku berhasil ditangkap," kata Alex di kantornya, Sabtu (13/8/2022).

Baca juga: Penyerangan Gangster Bermotif Dendam di Cilandak Tewaskan Warga, Eksekutor Masih Remaja

Dari tiga pelaku, dua di antaranya langsung tancap gas ketika melihat keberadaan petugas.

Sedangkan Andreyan, yang berperan mendorong motor hasil curiannya, tak bisa melakukan apa-apa selain mengakui perbuatannya.

Ilustrasi pencurian motor
Ilustrasi pencurian motor (Istimewa)

Apalagi, motor yang dicuri para pelaku itu nyatanya dalam kondisi mesin mati.

"Sepeda motor tersebut ternyata didapat dari hasil pencurian. Jadi modusnya itu dia mengambil sepeda motor yang tidak dikunci stang lalu didorong," kata Alex.

Setelah dibawa ke Mapolsek Cilincing, terungkap bahwa ternyata Andreyan merupakan anggota gangster Cilincing yang menamai diri mereka Batrezz Family.

Hal itu makin jelas dari tato di perut Andreyan yang bergambar tulisan nama kelompok kriminal tempatnya bernaung.

Saat ini Andreyan sudah dijebloskan ke penjara dan dijerat pasal 363 KUHP.

Sedangkan dua pelaku lainnya Yayang dan Konde yang melarikan diri masih dalam pengejaran petugas.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved