Drama Warga Tembok Akses Jalan ke Rumah Tetangga di Pulo Gadung, Ariza Singgung Saling Menghormati

Pesan Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria soal kasus warga tembok akses ke rumah tetangganya di Pulo Gadung, Jakarta Timur. Apa kata Ariza?

Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto warga tembok akses ke rumah tetangga dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Pesan Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria soal kasus warga tembok akses ke rumah tetangganya di Pulo Gadung, Jakarta Timur. Apa kata Ariza? 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci


TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga saling menghargai satu sama lain.

Hal ini diungkapkan Ariza menanggapi cekcok yang terjadi di Kelurahan Pisangan Timur, Pulo Gadung, Jakarta Timur yang menyebabkan akses rumah Mursidah ditembok oleh tetangganya.

"Jangan kita pikirkan pribadi kita, keluarga kita sendiri, tetapi jauh lebih penting memikirkan lingkungan dan tetangga kita," ucapnya di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).

Cekcok yang berlangsung cukup lama ini pun akhirnya berakhir setelah Mursidah memutuskan untuk meninggalkan rumahnya itu.

Keputusan ini diambil setelah mediasi yang dilakukan oleh Pemprov DKI hingga Polres Metro Jakarta Timur menemui jalan buntu.

"Itu sudah dicoba mediasi, belum selesai, tapi yang bersangkutan akhirnya pindah rumah dan rumahnya dijual yang di situ," ujarnya.

Baca juga: Jelang Pilkada 2024, Gerindra Secara Informal Usung Ahmad Riza Patria Jadi Gubernur DKI 

Wagub Ariza pun berharap, peristiwa cekcok antar tetangga ini ke depan bisa dihindari.

Orang nomor dua di DKI Jakarta ini pun berharap seluruh warganya bisa saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

"Ini kejadian yang kami harapkan tidak terulang kembali, maki kita hidup di mana pun, termasuk Kota Jakarta harus saling jaga. Harus saling menghormati, apalagi tetangga dekat," tuturnya.

Akhir Drama Warga Tembok Akses Rumah Tetangganya di Pulo Gadung

Celah antara rumah Asep dengan tembok yang dibangun tetangga di Jalan Gading Raya Delapan, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (3/8/2022)
Celah antara rumah Asep dengan tembok yang dibangun tetangga di Jalan Gading Raya Delapan, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (3/8/2022) (ISTIMEWA)

Tembok sepanjang dua meter masih berdiri di depan rumah Anisa (40), warga RT 011 RW 010 Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Tetangganya yang membangun tembok tersebut, Widya (45), enggan merobohkan tembok yang menutup akses jalan dari rumah Anisa ke gang warga itu.

Mediasi kedua belah pihak menemui jalan buntu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved