Cerita Kriminal

Polisi Amankan 15 Orang Terduga Pelaku Pengeroyokan Remaja Melintas di Bintara Bekasi

Belasan terduga pelaku pengeroyokan itu ditangkap tidak jauh dari kawasan Bekasi Barat. Dari tangan mereka diamankan barang bukti senjata tajam.

Aro/Grid Oto
Ilustrasi pengeroyokan 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Polisi mengamankan sebanyak 15 orang terduga pelaku pengeroyokan remaja yang melintas hingga tewas di Bintara, Kota Bekasi, Minggu (14/8/2022). 

Kapolsek Bekasi Kota Kompol Salahuddin mengatakan, penangkapan terduga pelaku dilakukan kurang lebih enam jam pasca-kejadian. 

"Ada 15 orang yang kami curigai sebagai pelaku, mudah-mudahan ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat," kata Salahuddin.

Proses penangkapan belasan terduga pelaku pengeroyokan dilakukan personel gabungan, terdiri dari Polsek, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota. 

Belasan terduga pelaku pengeroyokan itu ditangkap tidak jauh dari kawasan Bekasi Barat. Dari tangan mereka diamankan barang bukti senjata tajam. 

"Mengungkap kasus tawuran atau 170 yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka berat," jelas dia.

Baca juga: Cuma Melintas Saat Tawuran, Remaja di Bekasi Malah Dikeroyok Sampai Tewas

Baca juga: Pelajar di Duren Sawit jadi Korban Salah Sasaran Tawuran, Polisi Gerak Cepat Cari Pelaku

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja tewas menjadi sasaran tawuran sekelompok orang di depan pasar pagi Bintara, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Kapolsek Bekasi Kota Kompol Salahuddin mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu (14/8/2022) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. 

Ilustrasi tawuran
Ilustrasi tawuran (KOMPAS IMAGES)

Korban meninggal dunia bernama AN (17), sedangkan AR (16) mengalami luka berat. 

Korban sedang melintas mengendarai sepeda motor berbonceng tiga dengan satu orang rekannya bernama YD. 

"Berbonceng tiga dari arah Kranji menuju Pasar Bintara mengendarai Honda Scoopy," kata Salahuddin. 

Saat melintas, tiba-tiba sekelompok pemuda berjumlah sekitar 20 orang sedang tawuran menggunakan senjata tajam, kayu dan bambu. 

"Tiga orang ini (korban) bermaksud menghindari gerombolan, namun menabrak trotoar dan jatuh lalu menjadi sasaran serangan," ungkapnya. 

Salahuddin menambahkan, satu dari tiga orang tersebut berhasil kabur. Sedangkan dua sisanya jadi sasaran pengeroyokan. 

Baca juga: Tipu Korbannya hingga Rp 500 Juta, Polisi Gadungan Dibekuk Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara

Korban berinisial AR mengalami luka di bagian punggung, pinggang serta dagu, sedangkan AN mengalami luka sayatan di bagian leher. 

"Korban dianiaya menggunakan senjata tajam, para korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved