Breaking News:

Sempat Selisih Dengan Wali Kota Depok, Wagub Jabar: Pimpinan Harus Berkomunikasi Baik

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum ke Depok untuk berkomunikasi dengan pimpinan daerah.

Dwi Putra Kesuma/TribunJakarta.com
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Hotel Bumi Wiyata usai menghadiri peluncuran program usaha Pemerintah Kota Depok, Senin (15/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI -Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum siang ini datang ke Kota Depok untuk menghadiri peluncuran program wirausaha di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Kota Depok.

Selain untuk hadir dan mendukung langsung peluncuran program wirausaha ini, UU mengatakan dirinya juga datang untuk berkomunikasi dengan pimpinan daerah.

"Kedatangan saya ke sini, karena pimpinan itu harus berkomunikasi baik dengan pimpinan yang lainnya termasuk pak gubernur ataupun wakil harus berkomunikasi dengan para pejabat dan kepala daerah," kata Uu pada wartawan di lokasi, Senin (15/8/2022).

"Karena dengan komunikasi yang baik Insya Allah. Tidak ada hal-hal yang tidak sempurna, kalau informasi yang diterima sepotong-sepotong takut jadi fitnah," timpalnya.

Sebagai orang nomor dua di Jawa Barat, Uu mengaku sudah menjadi kewajibannya membangun komunikasi yang baik dengan para pemimpin daerah, tak terkecuali di Depok.

Baca juga: Pemkot Depok Luncurkan Program Wirausaha, Wagub Jabar: Yang Nganggur Bisa Punya Kerjaan

"Saya selaku pimpinan di Jabar, harus bangun komunikasi yang baik dengan siapapun termasuk dengan masyarakat dan para penjabat yang ada di kota Depok. Kalau komunikasinya baik, Insya Allah roda pemerintahannya akan berjalan dengan baik tidak ada fitnah. Karena fitnah lebih kejam daripada pembunuhan," ungkapnya.

Untuk informasi, sebelumnya Wagub Uu sempat berselisih dengan Wali Kota Depok Mohammad Idris terkait wacana bergabungnya Depok ke DKI Jakarta.

Bahkan, Uu sempat meminta Idris agar tak lagi menyampaikan informasi yang berpotensi membuat kegaduhan di masyarakat.

"Tolong pak wali kota jangan menyampaikan statement-statement yang membuat masyarakat gaduh dan membuat masyarakat memiliki pikiran-pikiran lain,” ujar Uu dalam rilis video resminya, Minggu (17/7/2022) lalu.

Bahkan, Uu mengatakan ucapan Wali Kota Idris terkait wacana bergabungnya Depok ke DKI Jakarta seolah-olah mendiskreditkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat

“Karena kata-kata itu seolah-olah mendiskreditkan kami selaku pemerintah dan pimpinan di Jawa Barat,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, berbicara banyak menyoal latar belakang wacana bergabungnya Kota Depok ke Provinsi DKI Jakarta.

Melalui rilis videonya, Idris mengatakan bahwa ide penggabungan kota-kota penyangga DKI Jakarta ini sudah lama adanya, bahkan dari zaman Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved