Cerita Kriminal

Siasat Polisi Gadungan Kelabuhi Korban di Jakut: Beli Seragam Pangkat Bripka hingga Airsoft Gun

Ibrahim, polisi gadungan yang ditangkap Polres Metro Jakarta Utara, punya siasat tersendiri untuk mengelabuhi korbannya.

Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta.com
Barang bukti seragam yang diamankan dari tersangka kasus polisi gadungan hasil ungkapan Polres Metro Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Ibrahim, polisi gadungan yang ditangkap Polres Metro Jakarta Utara, punya siasat tersendiri untuk mengelabuhi korbannya.

Demi membuat korban percaya akan aksi penipuan yang dilakukan, Ibrahim sampai membeli seragam kepolisian lengkap.

Hasil pengungkapan yang dilaksanakan Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, sejumlah barang bukti tersebut disita.

Barang bukti yang pertama ialah seragam polisi lengkap dengan jahitan kesatuan dan pangkat.

Polisi gadungan Ibrahim membeli satu set seragam lengkap dengan emblem Korlantas Polri. Kemudian pada bagian pundak, Ibrahim juga menjahit pangkat berbentuk "V" empat yang setara Brigadir Kepala alias Bripka.

Baca juga: Polisi Gadungan di Jakut Habiskan Uang Rp 506 Juta Hasil Tipu-tipu Buat Foya-foya

Selain seragam, dari tangan Ibrahim juga disita jaket yang biasa dikenakan polisi lalu lintas. Jaket bernuansa hitam-hijau neon itu bertuliskan "POLISI" di bagian punggungnya serta "Denwal" pada bagian dada.

Ada juga sepatu kulit khas kepolisian berwarna hitam mengkilap serta sabuk polisi yang didapatkan dari tersangka.

Berikut pula satu unit helm berwarna putih yang di sisi depannya bergambar lambang Polri, sedangkan di belakangnya bermotif biru-putih khas polisi lalu lintas.

Satu lagi barang bukti yang diamankan polisi dari kosan tersangka ialah satu buah air soft gun.

"Itu air soft gun dia beli. Seluruh barang bukti kita amankan dari kosannya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya, Senin (15/8/2022).

Barang bukti seragam yang diamankan dari tersangka kasus polisi gadungan.
Barang bukti seragam yang diamankan dari tersangka kasus polisi gadungan hasil ungkapan Polres Metro Jakarta Utara.

Febri menambahkan, meskipun anggota mengamankan seragam lengkap dan atribut lainnya dari polisi gadungan tersebut, barang bukti uang tunai ratusan juta sudah tiada.

Uang tersebut sudah dipergunakan Ibrahim sejak April hingga akhirnya dia ditangkap Agustus ini.

"Itu sudah habis semua digunakan untuk foya-foya katanya," sambung Febri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved