Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Ada Jenderal Incar HP Kekasih Brigadir J, Kamaruddin Singgung Rencana Besar saat Sidang Ferdy Sambo

Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyebut ada Jenderal yang mengincar ponsel kekasih kliennya Vera Simanjuntak.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
TribunJambi
Brigadir J (kanan) dan kekasihnya Vera Simanjuntak. Vera menyatakan, Brigadir J sempat menghubungi dirinya sebelum tewas, Jumat (8/7/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyebut ada Jenderal yang mengincar ponsel kekasih kliennya Vera Simanjuntak.

Hal tersebut disampaikan Kamaruddin Simanjuntak saat menjadi narasumber Apa Kabar Indonesia TV One.

Mulanya Brigadir Simanjuntak mengomentari soal Polri yang seolah-olah menutupi motif Ferdy Sambo mengotaki pembunuhan Brigadir J.

TONTON JUGA

Ia lalu membeberkan motif pembunuhan Brigadir J menurut pandangannya yakni terkait dendam.

"Motifnya dendam karena dugaan perselingkuhan oleh si bapak dengan yang cantik-cantik itu. Si ibu mencari tahu kenapa si bapak tidak pulang. Pasca ibu tahu bahwa ada peran si cantik, terjadi pertengkaran rumah tangga di Juni 2022. 21 Juni 2022 almarhum pamit ke kekasihnya akan dibunuh," ungkap Kamaruddin Simanjuntak.

Diduga, Ferdy Sambo yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka mulai terpacu ingin membunuh Brigadir J usai mendengar laporan dari istrinya.

"Tanggal 2 Juli mereka pergi ke Magelang, ke Magelang merayakan ulang tahun (pernikahan) yang ke-22 antara si bapak dan ibu," katanya.

Aduan Si Cantik diduga jadi penyebab Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bertengkar hebat di Magelang.
Aduan Si Cantik diduga jadi penyebab Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bertengkar hebat di Magelang. (Kolase Tribun Jakarta)

Baca juga: Putri Candrawathi Ingkar Janji ke Ibunda Brigadir J, Keluarga Geram Almarhum Difitnah Melecehkan

Tapi pasca perayaan, bertengkar lagi soal si cantik itu. Kemudian si ibu diduga mengancam, akan melaporkan perbuatan si bapak dan bisnis gelapnya, tata kelola sabu, minuman keras dan bisnis mobil R," tambah Kamaruddin Simanjuntak.

Mendapatkan ancaman pembunuhan, Brigadir J lalu menceritakan hal tersebut kepada Vera Simanjuntak.

Brigadir J mengaku ia diancam 'apabila naik ke atas, maka akan dibunuh'.

Kamaruddin Simanjuntak lalu menyebut percakapan Vera dan Brigadir J semuanya terekam di dalam ponsel.

Baca juga: Motif Perselingkuhan Mencuat di Pembunuhan Brigadir J, Sosok Ini Peringati Agar Tak Termakan Hoaks

Ia menyebut seorang jenderal lantas mengincar ponsel Vera Simanjuntak.

"Makanya Brigadir Jenderal yang dari Jakarta itu terus mengincar HP dari saksi itu, tapi tidak saya berikan," kata Kamaruddin.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved