Cerita Kriminal

Terbongkar Catatan Transaksi Narkoba dari 'Apotek' Kampung Bahari, Jumlahnya Puluhan Juta Per Hari

Sebuah buku catatan diamankan polisi dari penggerebekan gubuk-gubuk sarang narkoba alias "apotek" Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dok. Polres Metro Jakarta Utara
Polisi menggerebek tempat penyalahgunaan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara - Sebuah buku catatan diamankan polisi dari penggerebekan gubuk-gubuk sarang narkoba alias "apotek" Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Sebuah buku catatan diamankan polisi dari penggerebekan gubuk-gubuk sarang narkoba alias "apotek" Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dari buku tersebut terbongkar catatan transaksi narkoba dari "apotek" Kampung Bahari yang nominalnya bisa mencapai puluhan juta rupiah per hari.

Berdasarkan pengamatan TribunJakarta.com, buku catatan tersebut memiliki sampul berwarna hijau.

Dari halaman pertama sudah tercatat transaksi harian bandar narkoba dengan "pasien"-nya dengan nominal jutaan rupiah.

Di salah satu halaman, pada bagian bawahnya, tercatat transaksi harian narkoba mencapai Rp 25-30 juta.

Baca juga: Gerebek Apotek Sarang Narkoba Kampung Bahari, Polisi Temukan Bong Sabu hingga Alat Bantu Seks

Ada juga nama-nama tertentu yang disinyalir merupakan pengedar kecil, misalnya "Bewok" dengan transaksi Rp 4 juta tertanggal 20 Juli 2020.

Tercatat pula di tanggal 27 Juli 2022, ada sebanyak delapan transaksi yang nominalnya berkisar dari Rp 150 ribu hingga Rp 4 juta.

Buku catatan transaksi narkoba yang diamankan polisi dari Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Buku catatan transaksi narkoba yang diamankan polisi dari Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Selain buku catatan transaksi, polisi juga mendapati sisa-sisa penyalahgunaan narkoba dan barang lainnya seperti senjata tajam hingga alat bantu seks yang populer disebut dildo.

Salah satu yang banyak ditemukan ialah alat isap sabu alias bong sabu.

Dari gubuk-gubuk di Kampung Bahari, polisi mendapati puluhan bong sabu terbuat dari botol air mineral plastik yang pada bagian tutupnya sudah dibolongi untuk memasukkan sedotan.

Kemudian, ada pula sebuah bungkusan yang di dalamnya berisi ratusan plastik klip bening berukuran kecil.

Plastik klip itu biasanya digunakan bandar untuk menyimpan sabu sebelum diberikan kepada pembelinya.

Polisi menggerebek gubuk-gubuk alias apotek tempat penyalahgunaan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Polisi menggerebek gubuk-gubuk alias apotek tempat penyalahgunaan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Dok. Polres Metro Jakarta Utara)

Ternyata bukan hanya barang-barang bukti terkait aktivitas penyalahgunaan narkoba saja yang ditemukan polisi dari gubuk-gubuk Kampung Bahari.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved