Cerita Kriminal

Akhir Cerita Teror 6 Begal Beringas di Jakarta Barat, Kini Jinak dan Tak Berkutik Dibekuk Polisi

Cerita demi cerita nyata nan menyeramkan tentang komplotan begal kala beraksi di sekitaran Jakarta Barat sudah sampai penghujungnya.

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Satreskrim Polres Jakarta Barat merilis kasus pembegalan yang meresahkan masyarakat di Polres Jakarta Barat pada Kamis (18/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Cerita demi cerita nyata nan menyeramkan tentang komplotan begal kala beraksi di sekitaran Jakarta Barat sudah sampai penghujungnya.

Keenam begal bengis yang kerap menebar teror hingga tak segan melukai korbannya itu kini sudah dijinakkan jajaran Polres Metro Jakarta Barat.

Mereka dijebloskan ke dalam jeruji besi.

Para begal itu berinisial MR, IF, RH, AA, FG dan MP.

Saat beraksi, mereka berbagi peran demi menyukseskan rencana jahatnya.

Baca juga: Beraksi Usai Tenggak Miras, 6 Begal Ini Ngegas Cari Mangsa: Kini Cuma Bisa Meratapi Nasib di Rutan

"Ada MR, IF, F dan M yang berperan mepet korban. RH membawa motor korban, sedangkan AA ini otaknya," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Joko Dwi Harsono saat rilis kasus tersebut di Polres Jakarta Barat pada Kamis (18/8/2022).

Kawanan begal ini menyasar pesepeda motor yang berkendara sendirian dan jalanan sedang sepi.

Satreskrim Polres Jakarta Barat merilis kasus pembegalan yang meresahkan masyarakat di Polres Jakarta Barat pada Kamis (18/8/2022).
Satreskrim Polres Jakarta Barat merilis kasus pembegalan yang meresahkan masyarakat di Polres Jakarta Barat pada Kamis (18/8/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Mereka biasanya beraksi mengendarai sekitar 6 sampai 7 motor.

Begitu sudah dapat mangsa, mereka mengancam dengan senjata tajam.

"Ada 3 TKP di mana korbannya mengalami luka sabetan di Taman Sari, kemudian di Kembangan dan di Season City yang jarinya hampir putus kena sabetan senjata tajam," tambahnya.

Pengungkapan kasus begal ini berawal dari laporan polisi.

Ternyata, ada banyak laporan polisi terkait kasus pembegalan yang diduga kompolotan ini.

"Awalnya dari 3 laporan polisi yang kami terima. Kemudian kami kembangkan ternyata ada 13 laporan polisi terkait dengan para pelaku," lanjut Joko.

Sebanyak 13 lokasi pembegalan itu semuanya masuk wilayah Jakarta Barat.

Ilustrasi begal
Ilustrasi begal (Istimewa via Tribun Medan)

Di antaranya berada di Kebon Jeruk, Palmerah dan Tanjung Duren.

Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 365 KUHP.

"Dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Saat ini kita tahan di rutan Mako Polres Jakarta Barat," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved