Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Terkuak Alasan Jokowi Beri Perhatian Lebih ke Kasus Ferdy Sambo, Lebih dari 4 Kali Minta Usut Tuntas

Terkuak alasan Presiden Jokowi memberikan perhatian kepada kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Kadiv Propam non aktif Irjen Ferdy Sambo.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
YouTube TV One
Terkuak alasan Presiden Jokowi memberikan perhatian kepada kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Kadiv Propam non aktif Irjen Ferdy Sambo. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terkuak alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian kepada kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Kadiv Propam non aktif Irjen Ferdy Sambo.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat diwawancara oleh TV One, pada Rabu (17/8/2022).

Jokowi menjelaskan kasus Ferdy Sambo mendapatkan antensi yang luar biasa dari publik.

TONTON JUGA

Maka menurut Jokowi kasus tersebut harus dibuka dengan apa adanya.

"Ya karena peristiwa ini menjadi perhatian publik, yang amat sangat, saya lihat tinggi sekali perhatian publik, terhadap peristiwa ini," ucap Jokowi.

"Maka sejak awal saya sampaikan usut tuntas! Jangan ada yang ditutupi,"

"Buka apa adanya, ini penting karena publik ingin melihat Polri bisa menyelesaikan masalah ini atau tidak," imbuhnya.

Presiden Jokowi dan Iriana Widodo menikmati alunan lagu Ojo Di Bandingke yang dinyanyikan Farel Prayoga di sela Upacara HUT Ke-77 Kemerdekaan RI di Istana.
Presiden Jokowi dan Iriana Widodo menikmati alunan lagu Ojo Di Bandingke yang dinyanyikan Farel Prayoga di sela Upacara HUT Ke-77 Kemerdekaan RI di Istana. (Youtube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Kamaruddin Ungkap Keberadaan Sepatu Brigadir J yang Dipakai saat Dibunuh, Hermawan Sulistyo Terdiam

Jokowi juga memberikan pendapatnya terkait 31 oknum polisi yang ikut terserat kasus kematian Brigadir J.

Menurut Jokowi, Polri sudah bertindak tegas.

"Ya itu lah apa adanya," kata Jokowi.

Baca juga: Kapolri Jadi Sasaran Hoaks Ferdy Sambo di Hari Pembunuhan Brigadir J, Orang Dekat Bongkar Tabiatnya

"Itu ketegasan Polri. Kalau memang terlibat, nanti di pengadilan terbukti, apa adanya kita sampaikan," imbuhnya.

Pembawa acara, Karni Ilyas lalu mempertanyakan kenapa Jokowi tidak vokal di kasus lain, tidak seperti di kasus Brigadir J.

"Saya ada pertanyaan pak, selama ini bapak kan baru kali ini perhatiannya besar, banyak kasus-kasus lain, bapak lebih banyak diam ?" tanya Karni Ilyas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved