17 Agustus 2022

HUT ke-77 RI, Syahganda Nainggolan: Baiknya Anak-anak Nyanyi Lagu Kebangsaan

Ketua Lembaga Kajian Publik Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan memberikan tanggapan soal HUT ke-77 RI.

Editor: Wahyu Septiana
Istimewa Via tribunnews
Aktivis sekaligus Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Lembaga Kajian Publik Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan memberikan tanggapan soal HUT ke-77 RI.

Khususnya, dia memberi tanggapan tentang Farel Prayoga, anak-anak yang menyanyikan lagu “Ojo Dibandingke”.

Menurut Syahganda, sebaiknya anak-anak seumuran Farel menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia.

“Kami melihat istana di hari perayaan kemerdekaan menteri-menteri berjoget ria, lagu cinta, yang dibawakan anak belum dewasa (Farel Prayoga),” kata dia, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/8/2022).

“Biasanya peringatan kemerdekaan dilakukan dengan lagu-lagu kebangsaan, yang membuat seluruh orang hikmad dan merinding,” lanjutnya.

Dia mengatakan, lagu-lagu kebangsaan Indonesia seharusnya bergemuruh di Istana Negara.

“Misalnya, lagu Padamu Negeri ciptaan Kusbini atau setidaknya lagu Merah Darahku, ciptaan Gombloh,” jelas dia.

Dengan lagu kebangsaan, lanjut Syahganda, secara sosiologis manusia terhubung dengan perjuangan yang belum selesai atau kemerdekaan yang belum selesai.

“Jika dengan lagu cinta ciptaan, "Ojo dibandingke", apalagi anak kecil sebagai penyanyi tentu tidak terhubung dengan public domain atau public interest,” pungkas mantan aktivis mahasiswa ITB era 80-an tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved