Perjuangan Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 2,5 Meter di Pohon: Jatuh hingga Tangan Dililit

Saat berhasil ditarik dari pohon cemara, ular sanca sepanjang 2,5 meter itu justru sempat melilit tangan petugas damkar.

ist
Petugas damkar Kembangan berusaha mengevakuasi ular yang nangkring di atas pohon cemara di Jalan KH Hasyim RT 007 RW 001, Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat pada Sabtu (20/8/2022). Petugas damkar sempat terjatuh dari pohon hingga dililit ular tersebut dalam proses evakuasinya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Seorang petugas damkar sektor Kembangan di Jakarta Barat sempat berjibaku dengan seekor ular sanca yang hinggap di sebuah pohon cemara.

Saat sedang dievakuasi, ular itu melawan petugas.

Petugas pun sempat terjatuh akibat serangan ular itu.

Penemuan sosok yang nangkring di atas pohon itu terjadi di Jalan KH Hasyim RT 007 RW 001, Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat pada Sabtu (20/8/2022).

Awalnya, seorang emak-emak lapor ke Ketua RT 007, Abdul Mujid usai menemukan sesuatu di atas pohon.

Abdul lalu menuju ke lokasi penemuan itu.

Baca juga: Monyet Beri Sinyal, Pemilik Warung Kaget Ada Ular yang Siap Memangsa di Gorong-gorong Kali Ancol

Ternyata, ada seorang pedagang ikan yang tiba-tiba mencoba menarik sosok itu dari bawah.

"Ada satu pedagang ikan, dia nekat buat nangkep ular di atas pohon. Tapi masih kalah tenaganya," kata Abdul saat dikonfirmasi TribunJakarta.com pada Sabtu (20/8/2022).

Petugas damkar mengevakuasi ular yang nangkring di atas pohon cemara di Jalan KH Hasyim RT 007 RW 001, Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat pada Sabtu (20/8/2022). Petugas damkar sempat terjatuh dari pohon hingga dililit ular tersebut dalam proses evakuasinya.
Petugas damkar mengevakuasi ular yang nangkring di atas pohon cemara di Jalan KH Hasyim RT 007 RW 001, Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat pada Sabtu (20/8/2022). Petugas damkar sempat terjatuh dari pohon hingga dililit ular tersebut dalam proses evakuasinya. (ist)

Abdul menegur pria itu agar tidak sembrono menariknya.

Sebab, ia takut ular itu malah terlepas dan kabur ke suatu tempat.

"Sampai saya marahin itu orangnya. 'Jangan sok berani'. Saya udah telepon damkar, takutnya ular itu kabur enggak ketemu nanti malah nyerang warga," ujar Abdul.

Abdul meminta warga tidak mendekati pohon di mana ular itu nangkring.

"Biar damkar aja yang nanganin semuanya," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved