Kebakaran Hebat Pabrik Kimia di Jalan Cakung Cilincing, Asap Hitam Pekat Sempat Membumbung Tinggi

Kebakaran hebat terjadi di pabrik kimia PT Justus Sakti Raya di Jalan Raya Cakung Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (23/8/2022).

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana petugas pemadam kebakaran memadamkan api dari pabrik bahan kimia yang terbakar di PT Justus Sakti Raya, Jalan Raya Cakung Cilincing, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (23/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Kebakaran hebat terjadi di pabrik kimia PT Justus Sakti Raya di Jalan Raya Cakung Cilincing, Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (23/8/2022) siang.

Untuk memadamkan api yang berkobar hebat sejak pukul 12.36 WIB tadi, dikerahkan ratusan personel beserta puluhan unit mobil pemadam kebakaran.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, total ada sebanyak 130 personel yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran ini.

"Kami terima berita kebakaran tadi sekitar pukul 12.36 WIB. Kemudian kami mengerahkan sebanyak 130 personel dengan total 26 unit mobil pemadam kebakaran," kata Satriadi di lokasi.

Satriadi mengatakan, api berkobar membakar satu area ruang produksi bahan kimia di lokasi dengan luas 1.500 meter persegi.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Gudang Produksi Bahan Kimia di Cilincing, Asap Hitam Pekat Membumbung Tinggi

Dengan pengerahan personel ratusan orang dan mobil pemadam kebakaran puluhan unit, api tidak sampai merembet ke bangunan-bangunan lainnya di dalam PT Justus Sakti Raya.

"Kita tadi bisa datang cepat dan langsung melokalisir api supaya tidak merembet ke bangunan lainnya," kata Satriadi.

"Ini yang terbakar hanya satu bangunan, ruang produksi," ucap Satriadi.

Baca juga: Ratusan Jiwa Terdampak Kebakaran di Simprug Golf 2, 9 Tempat Pengungsian Disiapkan

Adapun pantauan TribunJakarta.com di lokasi pukul 15.30 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berada di pabrik yang terbakar untuk melakukan pendinginan.

Api yang berkobar sudah tak terlihat, begitu pun asap hitam pekat yang sempat membumbung ketika si jago merah berkobar.

Namun, petugas terus menyemprotkan air yang dicampur dengan busa untuk memastikan api benar-benar padam.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved