Persija Jakarta
Sering Marah-Marah Tak Dikasih Umpan, Peran Michael Krmencik di Persija Jakarta Diungkap Thomas Doll
Striker asing Persija Jakarta, Michael Krmencik sering jarang mendapatkan bola, namun ternyata perannya vital.
TRIBUNJAKARTA.COM - Striker asing Persija Jakarta, Michael Krmencik sering jarang mendapatkan bola, namun ternyata perannya vital.
Sebagai peyernag jangkar, Krmencik sering terlihat berda i antara barisan pertahanan lawan.
Ia menunggu sambil mencari ruang agar bisa menerima umpan terobosan dari kawan-kawannya di lini tengah.
Sering, Krmencik marah-marah di lapangan lantaran para pemain tengah seperti Riko Simanjuntak hingga Syahrian Abimanyu lebih memilih mengoper ke Hanno Behrens atau Abdulla Yusuf Helal.
Selama lima laga Liga 1 2022-2023, Krmencik hampir selalu menjadi sosok yang dikawal ketat pemain lawan.
Baca juga: Thomas Doll Wajib Waspada, Pelatih Anyar Persib Bandung Luis Milla Sudah Analisa Permainan Persija
Hingga saat ini, pemain asal Ceko itu baru mencetak satu gol.
Gol ke gawang Persikabo 1973 pada Minggu (14/8/2022) itupun dicetak bukan dari skema serangan, melainkan karena pergerakannya berhasil merebut bola dari kaki lawan di dekat kotak penalti.
Seperti pada pertandingan terakhir Persija, RANS Nusantara FC dibantai 0-3, Sabtu (20/8/2022).
Satu gol dicetak Hanno Behrens, dua dicetak Abdulla Yusuf Helal.
Namun Thomas Doll, sang juru taktik, tetap mengapresiasi kegigihan Krmencik di lapangan.
Ia mengungkapkan ada kontribusi lain yang diberikan Michael kepada tim.

Krmencik memiliki perannya tersendiri di Persija Jakarta, yaitu membuka ruang bagi pemain lain dengan menarik bek lawan.
"Kita bisa melihat Michael selalu berjuang di lapangan, terutama di pertandingan hari ini. Michael memenangkan banyak duel. Dia pun membuat ruang untuk Yusuf dan Hanno."
"Dari jalur larinya pemain belakang lawan terpancing untuk menjaganya. Banyak yang tidak melihat hal itu,” ucap Thomas Doll.
Mantan pemain Lazio itu menyebutkan bahwa Hanno dan Yusuf pun mempunyai tugas yang serupa untuk memaksimalkan skema serangan Macan Kemayoran berjalan mulus.
“Tidak hanya Michael, Hanno dan Yusuf juga memiliki tugas untuk membuat ruang satu sama lain. Namun mereka berdua bermain lebih ke tengah. Mereka tidak langsung bermain di depan secara gamblang."
"Saya ingatkan mereka semua masih dalam adaptasi, perlahan kami akan membawa pemain ke puncak performa mereka dalam 4-5 minggu lagi,” katanya melanjutkan.