Pemberantasan Judi Online

Ramai Berantas Judi Online, Kali Ini Tiga Sopir Angkot di Jatinegara Lagi Asyik Main Diangkut Polisi

Kali ini, tiga sopir angkot di Jatinegara Jakarta Timur kena tangkap unit reskrim saat sedang asyik main judi online melalui aplikasi di trotoar

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Bima Putra
Tiga sopir angkot ditangkap karena kedapatan bermain judi online melalui aplikasi dan digelandang ke Mapolsek Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kepolisian di berbagai daerah tengah sibuk melakukan pengungkapan dan penangkapan para pelaku judi online, tak terkecuali di Jakarta.

Kali ini, tiga sopir angkot di Jatinegara Jakarta Timur kena tangkap unit reskrim saat sedang asyik main judi online melalui aplikasi di trotoar Gedung Benyamin Sueb, Jalan Bekasi Timur Raya, Kelurahan Rawa Bunga.

Ketiganya yakni Danu Suswanto (40), Budi Setiawan (38), dan Eddy (54), kini harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Jatinegara.

Kapolsek Jatinegara Kompol Entong Raharja mengatakan para pelaku ditangkap saat sedang bermain judi dadu koprok menggunakan handphone android pada Rabu (24/8/2022) pukul 12.30 WIB.

"Mereka bermain ketika menunggu penumpang. Barang bukti yang diamankan satu unit handphone dan uang taruhan Rp182 ribu," kata Entong di Mapolsek Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (28/8/2022).

Ketiganya berdalih bermain judi online untuk mengisi waktu luang ketika mangkal menunggu penumpang, serta mencari penghasilan tambahan karena sedang sepi penumpang.

Baca juga: Polisi Ringkus Koordinator Judi Togel Online di Bekasi

Dalam satu hari bermain judi mereka mengaku mendapat untung puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah dari bermain judi online, uang itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Pengakuannya mereka mulai bermain judi sejak maraknya judi online. Sebelum penangkapan ini kita juga mendapat laporan warga yang resah, karena bermain di tempat publik," ujarnya.

Kapolsek Jatinegara Kompol Entong Raharja saat menunjukkan barang bukti kasus judi online dari tiga tersangka sopir angkot di Jakarta Timur, Rabu (24/8/2022). 
Kapolsek Jatinegara Kompol Entong Raharja saat menunjukkan barang bukti kasus judi online dari tiga tersangka sopir angkot di Jakarta Timur, Rabu (24/8/2022).  (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Entong menuturkan atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat Pasal 303 KUHP tentang Judi dengan ancaman hukuman dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Jajaran Unit Reskrim Polsek Jatinegara kini juga masih menyelidiki sosok bandar berada di balik judi online, karena adanya indikasi para pelaku menggunakan sarana transfer bank.

Baca juga: Sosok Ini Bongkar Motif Ferdy Sambo Dkk Habisi Brigadir J: Perselingkuhan, Bisnis Sabu dan Judi

Baca juga: Pelaku Pencabulan Anak Disabilitas di Mangga Besar Minta Dibebaskan ke Ibu Korban: Mba Minta Apa?

"Untuk pengembangan berikutnya ini media yang digunakan adalah handphone media online, tidak menutup kemungkinan kita yakini mengarah ke sana karena ada bandar yang mentransfernya," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved