Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Sosok Ini Berani Marahi Ferdy Sambo, Komisioner Komnas HAM Sempat Diajak Bertemu: Dia Ngaku Salah!

Ferdy Sambo terkena semprot atau marah Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik akibat mengajak Komisioner Komnas HAM RI M Choirul Anam bertemu.

Editor: Wahyu Septiana
Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Ketua Komnas HAM Taufan Damanik dan Irjen Ferdy Sambo. Ferdy Sambo terkena semprot atau marah Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik akibat mengajak Komisioner Komnas HAM RI M Choirul Anam bertemu. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ferdy Sambo terkena semprot atau marah Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik akibat mengajak Komisioner Komnas HAM RI M Choirul Anam bertemu.

Taufan dengan tegas bertanya kepada Ferdy Sambo terkait pertemuan yang dilakukan dengan rekannya tersebut.

Dalam permintaan keterangan tersebut, kata Taufan, Ferdy Sambo juga menegaskan tidak memberi intervensi dalam bentuk apapun sebagaimana yang dilakukannya terhadap LPSK.

Pengakuan tersebut, disampaikan Ferdy Sambo ketika diperiksa Komnas HAM di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, terkait tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Tidak ada (intervensi). Dan itu saya tanyakan langsung ketika memeriksa Ferdy Sambo. Saya marah sama dia waktu ketemu," kata Taufan di kantor Komnas HAM RI Jakarta Pusat pada Selasa (23/8/2022).

"Kamu ini ngapain kayak begitu. Dia minta maaf. Pak saya salah," tambahnya.

Baca juga: Bisnis Putri Susno Duadji Tiba-tiba Didatangi Polisi Pelat Jakarta, Kabareskrim Ungkap Hal Tak Biasa

"Kamu (Sambo) tahu nggak itu bisa merusak integritasnya Anam dan Komnas HAM? Iya Pak. Minta maaf. Saya tanya. Ada uang tidak kamu kasih? Tidak ada (kata Ferdy Sambo). Saya rekam lho ini. Memang direkam," kata Taufan mengingat peristiwa tersebut.

Taufan menjelaskan, pada tanggal 11 Juli 2022 sekira pukul 12 siang, Anam yang ditugaskannya menjadi liaision officer (LO) terkait kerja sama Komnas HAM dengan Polri sempat meminta izin untuk bertemu Ferdy Sambo.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik (tengah) didampingi dua komisionernya memberikan keterangan pada awak media terkait pemeriksaan Ferdy Sambo, di Mako Brimob, Depok, Jumat (12/8/2022).
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik (tengah) didampingi dua komisionernya memberikan keterangan pada awak media terkait pemeriksaan Ferdy Sambo, di Mako Brimob, Depok, Jumat (12/8/2022). (Dwi Putra Kesuma/TribunJakarta.com)

Taufan pun memberikannya izin karena memang Anam yang bertugas untuk itu.

Usai pertemuan, kata Taufan, Anam kemudian melaporkan terkait apa pertemuan tersebut.

"Terus besok pagi baru dijelaskan, 45 menit katanya cuma nangis-nangis, seperti yang digambarkan Pak Mahfud MD (dalam RDP dengan Komisi III DPR RI) itu," kata Taufan.

Taufan pun menjelaskan selama ini Anam adalah orang yang sangat disiplin dalam melaporkan pekerjaan kepadanya.

Hal tersebut, kata dia, termasuk dengan tugasnya sebagai LO Komnas HAM dalam kerja sama dengan Mabes Polri terkait pengawasan.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik (tengah) membeberkan kronologi penembakan yang melibatkan Bharada J (kiri) dan Bharada E (kanan) di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik (tengah) membeberkan kronologi penembakan yang melibatkan Bharada J (kiri) dan Bharada E (kanan) di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. (Kolase Tribun Jakarta/Istimewa/Tribunnews)

"Dia kan saya kasih tugas untuk itu, maka dia pergi. Saya bilang dia paling disiplin ini. Misalnya mau pergi atau setelah pulangnya," kata Taufan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved