Cerita Kriminal

Buka Jasa Prostitusi, Polisi Angkut 10 Wanita dari Apartemen dan Panti Pijat Esek-esek di Tangerang

Diungkapkannya, praktik prostitusi yang dilakukan para pekerja seks komersil di apartemen ini dengan menjajakan diri melalui aplikasi chatting

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Istimewa
Polres Metro Tangerang mengamankan 10 wanita dan satu pria yang diduga kuat melakukan tindakan prostitusi di sebuah Apartemen Aeropolis, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (27/8/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang mengamankan 10 wanita dan satu pria yang diduga kuat melakukan tindakan prostitusi dari dua lokasi di Kota Tangerang pada Sabtu (27/8/2022) malam.

Lokasi pertama yang diduga tempat praktik prostitusi digerebek yakni Apartemen Aeropolis, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Apartemen tersebut berdekatan dengan Bandara Soekarno-Hatta.

Lokasi kedua yang digerebek yakni tempat pijat di kawasan Poris Plawad Ruko Edelweiss, Jalan Benteng Betawi Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, semuanya berkedok tempat pijat untuk menutupi bisnis mereka.

"Kalau di Apartemen Aeropolis diamankan sebanyak tiga wanita dan seorang pria, sedangkan di ruko Plawad diamankan sebanyak enam terapis dan satu orang wanita sebagai penyedia tempat pijat plus-plus," ungkap Zain Minggu, (28/8/2022).

Baca juga: Warga Sawangan Bongkar Prostitusi Online, Pelaku Dijebak Pakai Aplikasi Daring

Diungkapkannya, praktik prostitusi yang dilakukan para pekerja seks komersil di apartemen ini dengan menjajakan diri melalui aplikasi chatting alias online.

Dan pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini, kegiatan juga dalam rangka penegakan perda Nomer 8 kota Tangerang tentang prostitusi sebab Kota Tangerang merupakan Kota yang bermoto Akhlakul Karimah.

Polres Metro Tangerang mengamankan barang bukti kasus prostitusi terselubung dalam penggerebekan di Apartemen Aeropolis, Kecamatan Neglasari, dan panti pijat di kawasan Poris Plawad Ruko Edelweiss, Jalan Benteng Betawi Kecamatan Cipondoh, Sabtu (27/8/2022) malam. 
Polres Metro Tangerang mengamankan barang bukti kasus prostitusi terselubung dalam penggerebekan di Apartemen Aeropolis, Kecamatan Neglasari, dan panti pijat di kawasan Poris Plawad Ruko Edelweiss, Jalan Benteng Betawi Kecamatan Cipondoh, Sabtu (27/8/2022) malam.  (Istimewa)

Sementara, Kapolsek Neglasari, Kompol Putra Pratama mengatakan, awalnya pihaknya mendapatkan informasi dari manajeman Apartemen Aeropolis adanya tindak prostitusi di sana.

Kemudian, polisi melakukan penyamaran untuk pendekatan kepada pelaku prostitusi online.

"Dilanjutkan dengan penggerebekan di Apartemen Aeropolis Tower B kamar BW.2.8.B dan mengamankan empat orang terdiri dari tiga orang perempuan dan satu orang laki-laki yang diduga melakukan tindak pidana prostitusi online," papar Putra.

Menurutnya, para jaringan prostitusi online tersebut melakukan tindak kejahatannya secara terstruktur.

Dalam hal ini, ada seorang muncikari yang memperjualbelikan empat wanita dan mendapatkan untuk Rp 50 ribu setiap tamu yang datang.

"Para wanita itu menggunakan nama akun Michat dengan nama akun Aulia," tutup Putra.

Baca juga: Resahkan Masyarakat Tangerang, Polisi Gelar Operasi Premanisme Sasar Anak Punk hingga Tukang Palak

Pihaknya menjerat para pelaku dengan Pasal 296 dan 506 KUHP dan atau Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Tahun 2018 tentang ITE untuk Apartemen Aeropolis.

Sedangkan pelaku di tempat pijat esek-esek disangkakan dengan Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP perbuatan prostitusi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved