Dorong Bebek Oblok Jadi Kuliner Khas Jakarta Utara, Wali Kota Jakut: Bila Perlu Didaftarkan HAKI

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mendorong kuliner bebek oblok menjadi menu tradisional khas Jakarta Utara.

Dok. Pemkot Jakarta Utara
Peserta Festival Bakul Kuliner Jakarta Utara memasak bebek oblok. Kuliner ini, kata Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, diharapkan menjadi identitas makanan khas Jakarta Utara dan bisa didaftarkan HAKI. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mendorong kuliner bebek oblok menjadi menu tradisional khas Jakarta Utara.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Festival Barista dan Kuliner (Bakul) Jakarta Utara di Mal Artha Gading, Jakarta Utara, 27-28 Agustus kemarin.

Dalam kegiatan itu, salah satu menu unggulan yang disajikan ialah bebek oblok.

"Sebenarnya ini (bebek oblok) sudah lama ada dan akan kita angkat lagi agar menjadi peluang bisnis bagi UMKM Jakarta Utara," kata Ali dalam keterangan persnya, Senin (29/8/2022).

Olahan bebek oblok dinilai Ali adalah kudapan yang enak tanpa ada bau amis.

Baca juga: Dongkrak Ekonomi via Pameran Makanan, Festival Warisan Kuliner Nusantara Hadir di Mangga Dua Square

Selain itu, bebek oblok juga tidak dicampur santan, melainkan hanya rempah-rempah tertentu.

"Bebek oblok ini juga tidak pakai santan, pakai daun kedondong, dan ada beberapa rempah-rempah lainnya jadi beda dengan yang lain.

Bumbunya enak apalagi pakai nasi panas," kata Ali.

Peserta Festival Bakul Kuliner Jakarta Utara memasak bebek oblok. Kuliner ini, kata Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, diharapkan menjadi identitas makanan khas Jakarta Utara dan bisa didaftarkan HAKI.
Peserta Festival Bakul Kuliner Jakarta Utara memasak bebek oblok. Kuliner ini, kata Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, diharapkan menjadi identitas makanan khas Jakarta Utara dan bisa didaftarkan HAKI. (Dok. Pemkot Jakarta Utara)

Adapun dalam Festival Bakul Jakarta Utara, lomba memasak bebek oblok menjadi salah satu rangkaiannya.

Para peserta diminta mengolah daging bebek menjadi kuliner tersebut dan pemenangnya diberikan penghargaan serta plakat.

Ali berharap perlombaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kreativitas dan juga sebagai peluang bisnis baru.

Bila perlu, kata Ali, olahan oblok bebek juga akan didaftarkan ke dalam hak atas kekayaan intelektual (HAKI).

"Kita angkat menu masakan bebek oblok supaya menjadi salah satu ciri khas atau identitas kuliner pesisir yang berasal dari Jakarta Utara," kata Ali.

"Bila perlu resep yang paling enak untuk pembuatan bebek oblok kita daftarkan ke dalam HAKI sebagai kuliner asli Jakarta Utara," sambungnya.

Adapun selain lomba membuat bebek oblok, festival tersebut juga menampilkan rangkaian keahlian peracikan kopi atau barista, bazar produk UMKM, dan hiburan musik.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved