Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Ferdy Sambo Disarankan Diborgol saat Rekonstruksi, Ada Kontak Mata dengan Bharada E Bisa Bahaya?

Pasca dilakukannya sidang kode etik terhadap mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo pekan lalu, Polri pekan ini akan melakukan rekonstruksi kasus pembu

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Ferdy Sambo disarankan tangannya diborgol saat proses rekonstruksi kasus Brigadir J. Tak cuma itu, Ferdy Sambo dan Bharada E juga disarankan tak saling kontak mata. Ada apa? 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak meminta agar tersangka pembunuhan kliennya, Ferdy Sambo, Bripka RR, dan Kuat Maruf,  diborgol saat rekonstruksi besok.

Sekedar informasi Tim khusus (timsus) Polri akan menggelar rekontruksi dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Selasa (30/8/2022) di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

TONTON JUGA

Baca juga: Ferdy Sambo Berbaju Tahanan ke TKP Kasus Brigadir J, Ancaman Hukuman Mati Bisa Lepas Karena Putri?

Menurut Martin tujuan tangan Ferdy Sambo dan tersangka lain diborgol untuk menciptakan suasana yang aman bagi Bharada E.

“Tersangka yang lain (selain Bharada E) wajib diborgol, supaya ada perasaan aman bagi Bharada E untuk tidak adanya serangan-serangan yang bersifat secara spontan,” kata Martin dilansir dari Youtube tvOneNews, Senin, (29/8/2022).

Tak cuma itu, Martin juga mewanti-wanti agar tak adanya kontak mata antara Ferdy Sambo dan Bharada E.

Apakah kontak mata tersebut bisa membahayakan Bharada E sekalu justice collaborator?

Irjen Ferdy Sambo menjalani sidang kode etik buntut kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamis (25/8/2022).
Irjen Ferdy Sambo menjalani sidang kode etik buntut kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamis (25/8/2022). (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti)

Baca juga: Ketakutan Masa Lalu dan Perilaku Tak Biasa Ferdy Sambo Diulas Ahli, Terlampiaskan ke Brigadir J?

Martin menilai apabila ada kontak mata dengan Ferdy Sambo, dikhawatirkan psikologis Bharada E bisa terganggu.

“Seperti tatapan mata, gestur, nah ini yang harus diantisipasi," ucap Martin.

"Sehingga ketika terjadi kontak mata atau gestur, sebaiknya langsung diblokade saja, diarahkan ke tempat lain,"

"Jangan sampai ada minimal 10 detik pandang-padangan, karena itu bisa memengaruhi psikologi,” imbuhnya.

Terungkap Bharada E pilih membongkar tabir gelap kematian Brigadir J. Berawal dari janji mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang ingar janji soal peristiwa berdarah di rumah dinasnya, Jumat (8/7/2022).
Terungkap Bharada E pilih membongkar tabir gelap kematian Brigadir J. Berawal dari janji mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang ingar janji soal peristiwa berdarah di rumah dinasnya, Jumat (8/7/2022). (Kolase TribunJakarta)

Baca juga: Bakal Ketemu Langsung dengan Ferdy Sambo di Lokasi Pembunuhan Brigadir J, Bharada E Ketakutan?

Ferdy Sambo Bakal Pakai Baju Tahanan

Ferdy Sambo dan para tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J dipastikan memakai baju tahanan saat rekonstruksi di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022) besok.

Penegasan itu disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved