Tak Takut Kualat, Pria Ini Curi Motor Sport Milik Ustaz di Cengkareng: Uang Rp 500 Ribu Ikut Diambil

Pelaku curi sepeda motor milik ustaz di Pondok Pesantren Mirqot Ilmiyah Al Itqon, Cengkareng, Jakarta Barat. Duit Rp 500 ribu milik ustaz ikut diambil

@Junet.Jakarta
tangkapan layar pencurian motor ninja milik Ustaz di Pondok Pesantren Mirqot Ilmiyah Al Itqon, Jalan H Selong, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin (29/8/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Pondok Pesantren Mirqot Ilmiyah Al Itqon, Jalan H Selong, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Video rekaman CCTV pencurian motor itu diunggah oleh akun @Junet.Jakarta di Instagram pada Selasa (30/8/2022).

Video itu menayangkan seorang pria tampak masuk ke sebuah ruangan saat suasana pondok pesantren sepi di malam hari.

Tak berselang lama, pria itu keluar sembari mengenakan helm lalu berjalan ke arah parkiran motor.

Pria itu kemudian menunggangi motor sport merek Yamaha R15 bernomor polisi B 4335 BVA milik Ustaz Baidhowi atau akrab dipanggil para santri Ustaz Ubay.

"Kejadiannya itu antara pukul 18.30 WIB - 19.00 WIB, Senin (29/8/2022) malam," kata Ustaz Ubay saat dikonfirmasi TribunJakarta.com pada Selasa (30/8/2022).

Baca juga: Maling Sasar Perumahan di Sawangan, 6 Burung Murai dan 2 Sepeda Raib Digasak Dalam Satu Malam

Ia bercerita tas berisi kunci motor diletakkan di atas mejanya di ruang guru.

Malam itu, Ustaz Ubay ada jadwal mengajar para santri.

Ia lalu meninggalkan ruangan itu untuk mengajar.

"Saya baru sadar pas balik ke kantor setelah ngajar. Tas saya udah kebuka semua itu," lanjutnya.

Baca juga: Modus Minta Air untuk Seduh Susu, Maling Gasak Tiga Handphone Pegawai Warung Soto di Cibubur

Setelah tas diperiksa, sejumlah barang miliknya raib.

"Kunci motor, SIM A, SIM C, dompet, NPWP, kartu ATM dan uang Rp 500 ribu hilang," tambahnya.

Ustaz Ubay menduga pelaku yang mencuri motornya ialah sopir pemilik yayasan pondok pesantren yang baru saja terkena pemutusan kontrak kerja dengan pemilik mobil.

Terduga pelaku diputus kontrak setelah selama sebulan bekerja dengan bosnya itu.

"Malam Senin dia seharusnya sudah enggak di sini, tapi hari Senin masih ada di Ponpes. Nah, malamnya itu dia mencuri motor saya," pungkasnya.

Ustaz Ubay berencana membuat laporan pencurian motor ke Polsek Cengkareng

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved